kericuhan antara sejumlah pengemudi ojol dengan sekelompok debt collector viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi di Jalan Sei Rotan, Kota Medan, pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. (Foto: Tangkapan Layar @ medanku / IG)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
MEDAN – Video kericuhan antara sejumlah pengemudi ojek online (ojol) dengan sekelompok debt collector viral di media sosial. Insiden tersebut terjadi di Jalan Sei Rotan, Kota Medan, pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Dalam video yang beredar, tampak puluhan driver ojol terlibat cekcok dengan pihak yang diduga debt collector atau mata elang. Sejumlah aparat kepolisian juga terlihat berada di lokasi untuk mencoba meredam ketegangan.
Kepala Polsek Medan Sunggal Kompol M Yunus Tarigan membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut keributan dipicu penarikan sepeda motor milik salah satu pengemudi ojol oleh pihak debt collector.
"Awalnya kami mendapat informasi terjadi keributan antara ojol dengan pihak mata elang dari PT Cakrabirawa Inti Perkasa," kata Yunus, Jumat (24/4/2026).
Menurutnya, kejadian bermula dari penarikan kendaraan yang dilakukan pada 22 April 2026. Hal tersebut kemudian memicu reaksi dari komunitas ojol yang mendatangi lokasi untuk mencari pihak yang melakukan penarikan.
"Waktu itu ada ratusan ojol ribut dengan debt collector. Tim kami datang untuk menenangkan kedua pihak agar tidak terjadi tindakan anarkis," ujarnya.
Melihat situasi yang semakin memanas, petugas kepolisian kemudian membawa kedua pihak ke Polsek Medan Sunggal untuk dilakukan mediasi.
"Di kantor dilakukan mediasi, dan kedua belah pihak sepakat berdamai. Motor yang sempat ditarik juga sudah dikembalikan," jelas Yunus.
Setelah kesepakatan damai tercapai, kedua pihak membubarkan diri tanpa ada laporan resmi yang diajukan ke polisi.*
(k/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Viral Ojol Ricuh dengan Debt Collector di Medan, Polisi Mediasi Keributan Dipicu Penarikan Motor