Pemilu 2029 Belum Dimulai, PDIP Sudah Tancap Gas Bentuk Tim Evaluasi UU Pemilu
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membentuk tim khusus untuk mengevaluasi UndangUndang Nomor 7 Tahun 2017 tentang P
POLITIK
JAKARTA – PDI Perjuangan menilai rencana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk berkeliling ke sejumlah daerah tidak akan memengaruhi kekuatan partai berlambang banteng tersebut.
Sebaliknya, partai meyakini langkah Jokowi justru akan memperkuat konsolidasi internal hingga ke tingkat akar rumput.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, mengatakan partainya tidak mempermasalahkan agenda Jokowi memenuhi berbagai undangan masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia.Baca Juga:
"Justru dengan beliau turun ke beberapa wilayah itu, partai kita semakin solid. Partai kita akan semakin solid untuk membangun internal partai maupun lebih solid untuk turun ke bawah," kata Djarot usai menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPRD PDI Perjuangan se-Indonesia, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, Jokowi memiliki hak untuk menghadiri berbagai kegiatan dan memenuhi undangan masyarakat di daerah.
"Jadi silakan saja beliau keliling ke mana pun, bebas," ujarnya.
Meski demikian, Djarot turut menyinggung polemik mengenai ijazah Jokowi yang hingga kini masih menjadi perbincangan publik.
Ia berpendapat persoalan tersebut sebaiknya diselesaikan secara terbuka agar tidak terus menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Menurut Djarot, cara paling sederhana untuk mengakhiri polemik tersebut adalah dengan menunjukkan dokumen ijazah asli kepada publik.
"Tapi ya beliau juga harus bisa menjelaskan, menunjukkan supaya masyarakat betul-betul yakin bahwa ijazahnya itu asli. Tunjukkan saja ijazahnya," kata Djarot.
Ia menilai polemik mengenai ijazah tidak perlu berkembang menjadi perkara hukum yang berkepanjangan apabila dapat diselesaikan secara terbuka dan transparan.
"Paling enak itu enggak usah pakai drama-drama. Enggak usah pakai drama-drama di pengadilan. Kalau Anda tanya ijazah saya, saya tunjukkan pada Anda," ujarnya.
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) membentuk tim khusus untuk mengevaluasi UndangUndang Nomor 7 Tahun 2017 tentang P
POLITIK
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, mengkritik wacana pengajaran bahasa Perancis di seluruh jenjang pendidikan yang
NASIONAL
TEBING TINGGI Kepolisian Resor Tebing Tinggi, Sumatera Utara, menangkap dua pria yang diduga mencuri kabel listrik dengan menyamar sebag
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tokoh perempuan adat Papua, Yasinta Moiwend, melaporkan Direktur LBH Papua Merauke, Johnny Teddy Wakum, ke Polda Metro Jaya terk
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan mengungkap jaringan penadahan kendaraan bermotor hasil kejahatan dengan men
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PDI Perjuangan menilai rencana Presiden ke7 RI, Joko Widodo, untuk berkeliling ke sejumlah daerah tidak akan memengaruhi kekuat
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memastikan layanan perekaman dan pencetakan kartu tanda penduduk elektronik (eKTP) aka
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Kota Medan kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia P
PEMERINTAHAN
JAKARTA Majelis Etik Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menilai kepemimpinan Ombudsman periode 20212026 sebagai periode yang paling ber
HUKUM DAN KRIMINAL
BOGOR Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung, menilai perekonomian Indonesia masih menunjukkan ketahanan yang kuat meski menghadapi berbagai
EKONOMI