BREAKING NEWS
Rabu, 15 Juli 2026

Siapa Sosok "Pemimpin Pengkhianat" yang Disinggung Prabowo?

Nurul - Rabu, 15 Juli 2026 11:30 WIB
Siapa Sosok "Pemimpin Pengkhianat" yang Disinggung Prabowo?
Presiden Prabowo Subianto. (foto: Setpres/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai sosok "pemimpin pengkhianat" yang disebut menganjurkan aksi membakar Republik Indonesia usai mengalami kekalahan politik memunculkan berbagai spekulasi.

Ucapan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak Hari Koperasi Nasional di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Minggu (12/7/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo tidak menyebut secara langsung siapa sosok yang dimaksud.

Baca Juga:

Pernyataan itu kemudian menjadi perhatian publik dan memunculkan beragam analisis dari pengamat politik.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Profesor Nyarwi Ahmad, menilai pernyataan Presiden Prabowo masih sangat umum sehingga sulit diarahkan kepada tokoh tertentu.

"Menurut saya itu agak susah ditebak ya," kata Nyarwi, Rabu (15/7/2026).

Nyarwi mencoba menganalisis kemungkinan sosok yang dimaksud berasal dari kelompok mantan calon presiden maupun calon wakil presiden yang pernah menjadi lawan politik Prabowo.

Namun menurutnya, kemungkinan tersebut kecil karena para mantan rival politik dinilai tidak memiliki pengaruh yang cukup besar untuk memicu situasi seperti yang disinggung Presiden.

"Yang pertama misalnya, kan kita tahu ya pasangan capres-cawapres yang dicalonkan kemarin juga menurut saya tidak punya resources maupun atau pengaruh sekuat itu," ujarnya.

Ia juga menilai para mantan kandidat, seperti Ganjar Pranowo maupun Anies Baswedan, belakangan tidak lagi aktif menyampaikan pernyataan yang bersifat provokatif.

"Ya, termasuk opini-opininya juga saya kira belakangan bahkan meredup, kan. Ganjar misalnya begitu, Anies juga begitu. Ya kan? Dan saya belum pernah melihat juga ada statement provokatif dari mantan capres-cawapres," jelasnya.

Selain mantan kandidat Pilpres, Nyarwi juga menilai kecil kemungkinan pernyataan tersebut ditujukan kepada partai politik, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kopdes Merah Putih Diduga Berdiri di Lahan Sawah, Begini Respons Wamentan Sudaryono
Kartu Merah Folarin Balogun Picu Polemik, Presiden FIFA Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC
Budiman Nadapdap Minta DPD PDIP Sumut Selesaikan Catatan Keuangan Pembangunan Kantor Partai
Rupiah Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS, Didorong Inflasi Amerika Serikat yang Lebih Rendah
Hari Terakhir! Kemnaker Tutup Registrasi Mitra MagangHub 2026 Malam Ini
Harga Telur Melonjak Usai MBG Aktif Lagi, Bobby Nasution: SPPG Jangan Berebut dengan Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru