BREAKING NEWS
Minggu, 19 Juli 2026

Ketum PPP Respons Safari Politik Jokowi Bersama PSI: Hak Demokrasi, Pemilu 2029 Ajang Kompetisi

Adelia Syafitri - Minggu, 19 Juli 2026 09:04 WIB
Ketum PPP Respons Safari Politik Jokowi Bersama PSI: Hak Demokrasi, Pemilu 2029 Ajang Kompetisi
Presiden ketujuh Joko Widodo (tengah) menyapa relawan saat menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (27/62026). (Foto: Ardiansyah/ANTARA FOTO)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MAGELANG – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menanggapi safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ke sejumlah daerah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan hak setiap warga negara dalam sistem demokrasi dan menjadi bagian dari dinamika politik menjelang Pemilu 2029.

Mardiono menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan agenda politik yang dijalankan Jokowi. Ia menilai seluruh partai politik pada akhirnya akan bertemu dalam kontestasi yang sama.

"Itu haknya. Apalagi menjelang pemilu, pastilah kita berkompetisi," kata Mardiono usai menghadiri pengukuhan pengurus DPW dan DPC PPP se-Jawa Tengah di Magelang, Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga:

Mardiono mengatakan aktivitas turun ke daerah bukan hanya dilakukan Jokowi. Sebagai Ketua Umum PPP, dirinya juga rutin mengunjungi berbagai wilayah untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat konsolidasi partai menghadapi Pemilu 2029.

Menurutnya, safari politik merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan demokrasi. Ia menilai masyarakat akan menjadi penentu utama dalam setiap kontestasi politik.

"Bagus-bagus saja kalau Pak Jokowi keliling ke seluruh Indonesia. Pada akhirnya pilihan tetap ada di tangan rakyat," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi melakukan safari politik bersama PSI dan relawan di Provinsi Lampung pada akhir Juni 2026. Kunjungan tersebut diklaim mendapat sambutan antusias dari masyarakat setempat.

PSI juga telah menyiapkan agenda lanjutan dengan mengagendakan kunjungan Jokowi ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir Juli 2026. Wakil Ketua Umum DPP PSI Ronald Aristone Sinaga mengatakan persiapan teknis masih terus dimatangkan.

Menurut Ronald, NTT dipilih karena menjadi salah satu daerah dengan basis dukungan kuat terhadap Jokowi serta banyaknya undangan dari masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPW PSI Lampung Ahmad Rido Julian mengklaim kunjungan Jokowi ke Lampung memberikan dampak positif bagi partainya. Ia menyebut jumlah masyarakat yang ingin bergabung dengan PSI meningkat setelah agenda tersebut.

Meski demikian, Mardiono menegaskan setiap partai memiliki ruang yang sama untuk melakukan konsolidasi politik selama berjalan sesuai aturan yang berlaku. Ia pun optimistis persaingan menuju Pemilu 2029 akan berlangsung secara sehat dalam koridor demokrasi.* (k/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Tegaskan Penggeledahan Kasus Kuota Haji Sah, Siap Hadapi Praperadilan Asrul Azis
Kejati Sumut Didesak Segera Tuntaskan Dugaan Korupsi Mebel Rp48,4 Miliar, Publik Soroti Lambannya Penanganan
KPK Dorong Pembatasan Dana Kampanye untuk Cegah Korupsi Politik
Hotman Paris Ungkap Kejanggalan di Kasus Febrie Adriansyah: Tan Kian Disebut Pemberi Rp50 Miliar, Kok Belum Jadi Tersangka?
Hotman Paris Ungkap Alasan Bela Febrie Adriansyah, Tegaskan Bukan Demi Bayaran: Tidak Mungkin Dia Bayar, Saya Super Mahal
Eks Pejabat PUTR Batu Bara Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Rp43 Miliar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru