BREAKING NEWS
Sabtu, 25 Juli 2026

Respons Dewan Pers Usai Prabowo Sebut Wartawan 'Londo Ireng': Presiden Dinilai Alergi Kritik

Adelia Syafitri - Sabtu, 25 Juli 2026 09:35 WIB
Respons Dewan Pers Usai Prabowo Sebut Wartawan 'Londo Ireng': Presiden Dinilai Alergi Kritik
Presiden Prabowo Subianto menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Jika Presiden melihat ada pers yang menyimpang dari semangat peran itu, silakan diproses melalui mekanisme hukum yang tersedia," katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya pada puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta menyatakan Indonesia tidak anti terhadap kritik. Namun, ia juga menyinggung adanya pihak-pihak yang dinilai mengabdi kepada kepentingan asing dan mengibaratkannya sebagai "londo ireng".

Presiden juga mempertanyakan sumber pendanaan sejumlah LSM, pengamat, hingga pihak yang dinilai terus menyampaikan narasi pesimistis terhadap kondisi bangsa.

Pernyataan tersebut kemudian memicu beragam tanggapan dari sejumlah kalangan, termasuk Dewan Pers, yang menegaskan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi serta dijamin oleh konstitusi dan Undang-Undang Pers.* (tm/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Hotman Paris Tak Khawatir Dilaporkan ke Polda Metro, Ungkap Alasan Ucapannya Tak Langgar Hukum
INALUM Perkuat Jurnalisme Lingkungan, 65 Karya Angkat Isu Konservasi Lewat IN-Journal Chapter II
Dua Pria Mengaku Wartawan Diamankan Terkait Dugaan Pemerasan di Medan, Dewan Pers Buka Suara
Insan Pers Laporkan Hotman Paris ke DPN, Sirait & Co Dorong Penegakan Kode Etik Advokat
Agus Eko: Rikky Fermana dan Sofian Kader Terbaik, PJS Diyakini Semakin Kuat di Tingkat Nasional
Polda Metro Siapkan Pemanggilan Hotman Paris, Kasus Dugaan Hina Wartawan Berlanjut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru