Prabowo: Perang Ukraina Bisa Lampaui Durasi Perang Dunia Kedua, Dunia Kian Rawan
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai tantangan geopolitik dunia termasuk konflik di sejumlah negara yang masih berlangsung
POLITIK
JAKARTA - Survei terbaru Indonesia Development Monitoring (IDM) mengungkap tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto pada semester I 2026 mencapai 81,5 persen. Angka ini didasarkan pada penilaian masyarakat terhadap sejumlah aspek kinerja pemerintah, mulai dari penegakan hukum hingga program-program prioritas.
Direktur Eksekutif IDM Dedy Rohman mengatakan tingginya kepuasan tersebut tak lepas dari komitmen pemerintah dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global, serta menjalankan program prioritas yang mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
"Publik melihat adanya komitmen Presiden Prabowo dalam memperkuat penegakan hukum, menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian global serta menjalankan program-program prioritas yang manfaatnya mulai dirasakan masyarakat," ujar Dedy dalam keterangannya, Jumat (31/7/2026).Baca Juga:
Dari sisi penegakan hukum, IDM mencatat 86,7 persen responden menyatakan puas terhadap langkah pemerintah, khususnya dalam penanganan dugaan korupsi pada sejumlah program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Sekolah Rakyat, dan bantuan sosial.
Sementara di sektor ekonomi, hasilnya lebih beragam. Sebanyak 65,3 persen responden menilai pemerintah berhasil menjaga stabilitas nasional. Namun jika dirinci, 61,4 persen menyebut kondisi ekonomi saat ini biasa saja, hanya 10,1 persen menilai baik atau sangat baik, sementara 27,2 persen menilai buruk atau sangat buruk.
Survei juga mengukur dukungan publik terhadap program-program unggulan pemerintah. Program Sekolah Rakyat mencatat tingkat persetujuan tertinggi dengan 85,6 persen, disusul bantuan sosial (81,2 persen), MBG (68,4 persen), dan Koperasi Desa Merah Putih (53,5 persen).
Di sisi komunikasi publik, sebanyak 75,3 persen responden mengaku menyukai gaya komunikasi Presiden Prabowo. Meski begitu, IDM menilai aspek komunikasi pemerintah masih perlu diperkuat agar penyampaian kebijakan bisa lebih efektif menjangkau masyarakat.
Survei IDM dilaksanakan pada 11-20 Juli 2026 terhadap 1.640 responden di seluruh provinsi Indonesia. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan wawancara tatap muka yang diverifikasi secara digital. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sekitar ±2,37 persen.* (an/dh)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto berbicara mengenai tantangan geopolitik dunia termasuk konflik di sejumlah negara yang masih berlangsung
POLITIK
JAKARTA KPK telah melimpahkan berkas perkara mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) telah menerima hasil klasifikasi data Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdasarkan kertas kerja au
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berencana mengajak pengusaha domestik untuk ikut serta dalam proyek
EKONOMI
JAKARTA Polisi masih mengusut kematian Sutrimo yang ditemukan di depan klinik Mordent, Jakarta Selatan (Jaksel). Salah satu yang didalami
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyampaikan adanya 414 temuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menerima uan
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung meminta dirinya untuk pergi ke Korea Utara
POLITIK
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI M Qodari menegaskan, pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pen
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mempercepat pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru berka
EKONOMI
JAKARTA Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti negaranegara lain yang sudah memiliki senjata nuklir. Prabowo mengatakan, setiap sore dan
POLITIK