Kematian Sutrimo Dinilai Tak Wajar, Polda Metro Tunggu Hasil Lab Pekan Ini
JAKARTA Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sutrimo. Hingga
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN – Kebiasaan membuang ampas kopi ke saluran wastafel dapur ternyata bisa menimbulkan masalah serius pada sistem pembuangan air di rumah.
Joy Ramos, ahli pembersih profesional sekaligus Manajer Operasi Bear Bros Cleaning, memperingatkan bahwa tindakan ini berpotensi menyumbat saluran air dan memicu kerusakan yang mahal.
"Banyak orang membilas ampas kopi ke dalam wastafel tanpa menyadari bahwa ampas kopi dapat menumpuk dan menyebabkan saluran air lambat atau penyumbatan penuh," ujar Ramos dalam keterangannya.
Menurutnya, risiko penyumbatan meningkat ketika ampas kopi bercampur dengan minyak goreng bekas dan sisa sabun pencuci piring.
Campuran tersebut membentuk lumpur pekat yang lengket dan menempel di dalam pipa.
"Penumpukan ini tak hanya terjadi di dapur, tetapi bisa menyebar ke seluruh sistem drainase rumah, menyebabkan perlunya perbaikan pipa yang sangat mahal," tambahnya.
Ramos menyarankan agar masyarakat segera melakukan tindakan pencegahan jika terlanjur membuang ampas kopi ke wastafel, meski belum merasakan dampaknya.
"Mulailah dengan membilas saluran air menggunakan air panas dan sabun cuci piring untuk membantu melarutkan residu," jelas Ramos.
Jika air mengalir lebih lambat dari biasanya, langkah selanjutnya adalah menggunakan larutan baking soda dan cuka.
Campuran ini dibiarkan selama 10–15 menit sebelum disiram dengan air mendidih untuk membersihkan sisa-sisa ampas dan minyak yang mengendap.
Namun, jika penyumbatan telah parah, memanggil jasa tukang ledeng profesional adalah solusi yang disarankan agar kerusakan tidak meluas.
Selain dibuang ke tempat sampah, ampas kopi bisa dimanfaatkan sebagai kompos atau pupuk alami di kebun.
Ini tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga bermanfaat bagi tanaman.
Ramos juga menekankan bahwa ampas kopi bukan satu-satunya zat yang tidak boleh masuk ke wastafel.
"Beberapa bahan makanan seperti cangkang telur, nasi, pasta, minyak goreng, dan kulit kentang juga bisa menyebabkan penyumbatan pipa," jelasnya.
Peringatan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam membuang limbah dapur.
Wastafel bukan tempat pembuangan akhir segala jenis sisa makanan.
Dengan membiasakan diri membuang limbah secara tepat, masyarakat dapat mencegah penyumbatan, menghemat biaya perbaikan, dan berkontribusi pada kelestarian lingkungan.*
(km/a008)
JAKARTA Polda Metro Jaya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik untuk mengetahui penyebab pasti kematian Sutrimo. Hingga
HUKUM DAN KRIMINAL
SAMOSIR Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara mencatat satu kejadian kebakaran hutan dan lahan atau karhut
PERISTIWA
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Malaysia berinisial FCB, 22 tahun, karena
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meluncurkan sekaligus melakukan groundbreaking Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PL
EKONOMI
JAKARTA Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan lahan hingga 500 hektare untuk pengembangan kopi arabika di Kabupaten Puncak, P
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan sebanyak 21.400 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) telah
EKONOMI
SURABAYA Pengemudi Mitsubishi Outlander yang terlibat dua kecelakaan hingga menewaskan seorang pekerja di Surabaya mengaku tidak sadar s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan surat edaran yang berisi rekomendasi perbaikan proses penerimaan mahasiswa baru jal
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menyiapkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS berkapasitas total 100 gigawatt peak (GWp) secara be
EKONOMI
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai menerima bantuan 292 unit alat tangkap ikan jenis jaring insang dari Pemerintah Provinsi Sumat
PEMERINTAHAN