BREAKING NEWS
Senin, 18 Mei 2026

94% Pekerja Pengetahuan di Indonesia Gunakan AI, Kabar Baik?

- Rabu, 29 Oktober 2025 08:57 WIB
94% Pekerja Pengetahuan di Indonesia Gunakan AI, Kabar Baik?
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Juliana menambahkan, banyak pekerjaan repetitif yang kini dapat digantikan oleh kecerdasan buatan, karena AI dapat menyelesaikan tugas tersebut dengan lebih cepat dan efisien.

Dalam wawancara terpisah, Juliana memprediksi bahwa pada 2030, agen AI (agentic AI) diperkirakan akan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, atau sekitar US$366 miliar (Rp6.077 triliun, dengan asumsi kurs Rp16.605/US$).

Kontribusi besar ini menunjukkan potensi besar bagi ekonomi Indonesia, dengan AI yang akan semakin menjadi bagian dari setiap sektor bisnis.

Namun, Juliana juga mengingatkan bahwa meskipun potensi AI sangat besar, perkembangan teknologi ini juga menimbulkan sejumlah tantangan.

Isu terkait keamanan, etika, dan dampaknya terhadap tenaga kerja menjadi perhatian penting yang harus dikelola secara hati-hati agar manfaat AI dapat dinikmati secara maksimal tanpa menimbulkan dampak negatif yang tidak diinginkan.

"Peluangnya besar, tapi kita juga harus sadar tentang potensi tantangan yang ada. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengedepankan kolaborasi antara manusia dan AI, untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan," tandas Juliana.

Dengan tingkat adopsi yang semakin tinggi, Indonesia berada di garis depan dalam pemanfaatan AI di kalangan pekerja pengetahuan.

Ke depan, perkembangan AI yang lebih canggih diharapkan akan mendukung produktivitas dan mendorong kemajuan ekonomi.

Namun, dalam perjalanan ini, tantangan seputar etika dan dampak sosial ekonomi tetap perlu diperhatikan agar integrasi teknologi ini dapat berjalan dengan baik.

Penggunaan AI yang terus berkembang di Indonesia menggambarkan potensi besar yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong inovasi, efisiensi, dan kualitas hidup yang lebih baik.

Namun, seperti yang disampaikan Juliana, kolaborasi antara manusia dan kecerdasan buatan akan menjadi kunci untuk memaksimalkan manfaat dari teknologi yang terus berkembang ini.*


Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kesiapan Indonesia dalam Menghadapi Aliansi Intelijen Global
Google Luncurkan Desain Ulang AI Studio dengan Fitur Revolusioner “Vibe Coding”
Media Baru vs UU ITE: SMSI Bahas Peran Hukum dalam Era Digital
Riau Mau Jadi Daerah Istimewa! Minta Dana Bagi Hasil Naik Dua Kali Lipat
Sumpah Pemuda dan Tantangan Pemuda Zaman Now
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Desa Hanura: Kepala Desa Ajak Pemuda Berkarya dan Bangun Desa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru