Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Xiaomi resmi mengumumkan penghentian dukungan pembaruan perangkat lunak (software update) untuk sejumlah smartphone dari lini Xiaomi, Redmi, dan Poco.
Sebanyak 10 perangkat kini masuk dalam daftar End of Life (EOL), yang berarti ponsel tersebut tidak lagi mendapatkan pembaruan sistem operasi (OS) Android, HyperOS, fitur terbaru, perbaikan bug, maupun pembaruan keamanan dari Xiaomi.
Adapun daftar 10 perangkat yang tidak lagi mendapatkan dukungan software Xiaomi adalah:
Baca Juga:
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi 12S Ultra
- Xiaomi Pad 6
- Xiaomi Pad 6 Pro
- Poco X5 5G
- Poco X5 Pro 5G
- Redmi Note 12T Pro
- Redmi K60E
- Redmi 10 5G
Dari daftar tersebut, terdapat lima perangkat yang sebelumnya dipasarkan secara resmi di Indonesia, yaitu:
- Xiaomi 12
- Xiaomi 12 Pro
- Xiaomi Pad 6
- Poco X5 5G
- Poco X5 Pro 5G
Apa Arti Status End of Life Xiaomi?
Masuknya sebuah perangkat ke daftar EOL bukan berarti ponsel langsung tidak bisa digunakan.
Pengguna masih dapat menjalankan berbagai fungsi utama seperti melakukan panggilan telepon, mengirim pesan, menggunakan media sosial, bermain game, hingga membuka berbagai aplikasi seperti biasa.
Namun, perangkat tersebut tidak akan lagi mendapatkan pembaruan software dari Xiaomi.
Artinya, pengguna tidak akan menerima pembaruan sistem operasi terbaru, fitur baru, perbaikan gangguan sistem (bug), maupun patch keamanan apabila ditemukan celah keamanan di masa mendatang.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat berdampak pada kompatibilitas sejumlah aplikasi, terutama aplikasi yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi seperti layanan perbankan digital dan dompet elektronik.
Xiaomi 12 Series Masuk Daftar Penghentian Update
Penghentian dukungan ini dinilai cukup wajar karena sebagian besar perangkat yang masuk daftar telah berusia sekitar tiga hingga empat tahun sejak pertama kali diluncurkan.
Seri Xiaomi 12, misalnya, pertama kali diperkenalkan secara global pada 2022. Sementara Poco X5 Series dan Redmi Note 12T Pro hadir pada 2023.
Ketika perangkat tersebut dirilis, kebijakan pembaruan software Xiaomi masih belum sepanjang kebijakan terbaru yang menawarkan dukungan hingga enam tahun untuk pembaruan sistem operasi dan patch keamanan pada beberapa perangkat baru.
Pengguna Disarankan Pertimbangkan Ganti Perangkat
Bagi pengguna yang masih memakai perangkat yang masuk daftar EOL, Xiaomi tetap memungkinkan ponsel digunakan seperti biasa.
Namun, pengguna disarankan mulai mempertimbangkan untuk beralih ke perangkat yang masih mendapatkan dukungan software agar keamanan dan kompatibilitas aplikasi tetap terjaga.
Perangkat yang tidak lagi menerima pembaruan keamanan berpotensi menghadapi risiko lebih besar apabila ditemukan celah keamanan baru.
Karena itu, pengguna perlu memperhatikan masa dukungan perangkat sebelum membeli smartphone baru, terutama bagi mereka yang menggunakan ponsel untuk transaksi digital, pekerjaan, atau aktivitas penting lainnya.* (km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.