Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas di Tapaktuan dalam 24 Jam, Pelaku Oknum Anggota Polri
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
Jakarta – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Persero mencatat adanya pergeseran tren perjalanan yang signifikan pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, di mana masyarakat yang sebelumnya lebih memilih pesawat, kini beralih menggunakan kapal laut. Hal ini terlihat dari jumlah penumpang yang tetap tinggi meski armada Pelni berkurang akibat insiden kebakaran Kapal Motor (KM) Umsini di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar, Juni lalu.
Direktur Utama PT Pelni, Tri Andayani, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang yang diangkut Pelni pada libur Nataru 2024 mencapai 551.000 orang, melampaui target awal sebanyak 507.000 penumpang. Angka ini tercatat meskipun jumlah armada yang beroperasi lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya. “Jika dibandingkan dengan tahun lalu (2023), pencapaian kami 558.000 orang. Meskipun jumlahnya turun sedikit, tapi perlu dicatat, tahun lalu kami memiliki 26 kapal besar, sedangkan tahun ini KM Umsini tidak beroperasi.
Jika diukur dengan perbandingan yang sama, kami justru mengalami kenaikan sebesar 2,1%,” jelas Andayani saat media briefing pada Jumat (10/1). Andayani juga menambahkan bahwa jumlah kapal perintis yang dimiliki Pelni berkurang dari 42 armada di tahun 2023 menjadi 30 armada di tahun 2024. Meskipun begitu, Pelni tetap berhasil mengangkut lebih banyak penumpang dibandingkan dengan prediksi semula.
Sementara itu, Andayani juga mengungkapkan bahwa ada kecenderungan masyarakat yang menahan diri untuk bepergian pada momen Nataru 2024. Hal ini dikarenakan jarak yang dekat dengan momen Lebaran, yang membuat banyak orang memilih untuk menunda perjalanan. “Memang ada kecenderungan masyarakat yang menurunkan intensitas bepergian. Tapi, meskipun demikian, transportasi laut tetap mengalami kenaikan. Kami tidak tahu pasti mengenai transportasi kereta atau pesawat, tetapi Menteri Perhubungan juga menginformasikan hal yang serupa,” tambah Andayani.
Menariknya, beberapa penumpang yang ditemui Andayani di pelabuhan mengaku sebelumnya terbiasa bepergian menggunakan pesawat terbang dan baru kali ini mencoba kapal laut. Beberapa penumpang bahkan mengaku lebih merasa aman dengan perjalanan laut setelah insiden kecelakaan pesawat. “Kami mulai melihat banyak penumpang baru yang sebelumnya lebih memilih pesawat, tetapi kini beralih ke kapal laut. Ini adalah tren yang perlu kami tanggapi dengan memberikan pelayanan terbaik,” tambah Andayani.
(christie)
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Pemerintah Aceh meraih tiga penghargaan dalam ajang Forum Pemred Multimedia Award 2026 yang digelar di Hotel Alana, Yogyakart
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan ke
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Asrul Azis Taba, kembali mengajukan gugatan p
NASIONAL
MAKASSAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek strategis nasional Blok Masela resmi memasuki t
EKONOMI
NEW YORK Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, pada Senin (20/7/2026) di
OLAHRAGA
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, memicu banjir setelah t
PERISTIWA
JAKARTA Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mengkritik pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, meluncurkan sejumlah program prioritas saat melakukan kunjungan kerja ke Keca
PEMERINTAHAN