BREAKING NEWS
Kamis, 15 Januari 2026

Gubsu: Melayu Perekat Sosial dan Penjaga Nilai-Nilai Moral di Tengah Masyarakat

Abyadi Siregar - Sabtu, 09 Agustus 2025 19:12 WIB
Gubsu: Melayu Perekat Sosial dan Penjaga Nilai-Nilai Moral di Tengah Masyarakat
Gubernur Sumut Bobby Nasution (ist)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution menilai, organisasi Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI) memiliki peran besar sebagai pagar budaya di tengah arus derasnya informasi dan budaya luar yang tak selalu sejalan dengan nilai-nilai lokal.

"Di tengah derasnya arus informasi dan budaya luar yang tak selalu sejalan dengan nilai-nilai lokal, kita memerlukan pagar budaya. Dan MABMI memiliki peran besar dalam hal ini," ujar gubernur.

Pernyataan tersebut disampaikan gubernur dalam sambutan tertulisnya dibacakan Kadis Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Budparekraf) Yuda Pratiwi Setiawan S.STP, MSP pada Milad ke-54 MABMI, Jumat (08/08/2025) malam di Medan.

Gubsu mengapresiasi peran para pemuka adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat Melayu yang senantiasa menjadi perekat sosial dan penjaga nilai-nilai moral di tengah masyarakat.

"Kami juga melihat bahwa MABMI dapat menjadi mitra strategis pemerintah menciptakan suasana yang kondusif, damai, dan beradab di bumi Sumut," ucapnya.

Menurut gubernur, peringatan milad ke-54 MABMI ini bukan hanya menjadi ajang nostalgia dan silaturahim. Tetapi juga momen refleksi untuk menyusun langkah-langkah strategis ke depan. Apalagi kegiatan ini dirangkai dengan pertemuan bersama Forkala dan dari Persatuan Melayu Pulau Pinang (Pemenang), yang menunjukkan bahwa budaya Melayu adalah budaya lintas negara yang memiliki jaringan solidaritas yang kuat.

"Kami berharap kolaborasi lintas lembaga dan antar negara ini bisa terus diperkuat, dalam bentuk pertukaran budaya, seminar, promosi seni, pendidikan dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal. Ini selaras dengan upaya kami untuk menjadikan Sumut sebagai pusat pertumbuhan budaya, ekonomi dan peradaban yang berkelanjutan," ungkapnya.

Gubsu menitipkan beberapa harapan. Pertama, agar MABMI terus menjadi garda terdepan dalam melestarikan nilai-nilai adat dan budaya Melayu yang luhur, santun dan bijaksana.

Kedua, generasi muda Melayu jadilah pewaris dan pelopor kebudayaan yang tidak hanya bangga pada akar, tetapi juga mampu berinovasi dalam bingkai budaya.

Dan ketiga, mengajak seluruh elemen masyarakat Melayu untuk terus bersinergi, merawat persaudaraan dan kebhinekaan, serta bersama-sama membangun Sumatera Utara yang religius, berbudaya dan sejahtera.*

Editor
: Redaksi
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru