BREAKING NEWS
Jumat, 06 Maret 2026

Sinergi TNI-Polri dan Pecalang, Upacara Ngaben di Denpasar Timur Berlangsung Khidmat dan Aman

Fira - Jumat, 06 Maret 2026 10:27 WIB
Sinergi TNI-Polri dan Pecalang, Upacara Ngaben di Denpasar Timur Berlangsung Khidmat dan Aman
Sinergitas antara aparat keamanan dan unsur adat kembali terlihat dalam pengamanan upacara adat di wilayah hukum Polsek Denpasar Timur, Pada Kamis (5/3/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR – Sinergitas antara aparat keamanan dan unsur adat kembali terlihat dalam pengamanan upacara adat di wilayah hukum Polsek Denpasar Timur (Dentim).

Pada Kamis (5/3/2026), personel Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan Pecalang setempat mengamankan rangkaian upacara Ngaben atau Pitra Yadnya di tiga lokasi berbeda.

Pengamanan dilaksanakan di Banjar Taman Yangbatu Desa Dangin Puri Kelod, Banjar Bun Kelurahan Dangin Puri, serta Banjar Ceramcam Kelurahan Kesiman.

Baca Juga:

Personel aparat bersinergi untuk menjaga kelancaran prosesi mulai dari rumah duka hingga pemberangkatan menuju setra.

Kapolsek Dentim, Kompol I Ketut Tomiyasa, S.H., M.H., menekankan bahwa kehadiran aparat di tengah kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan Polri sekaligus memastikan kegiatan adat dan keagamaan berjalan aman dan tertib.

"Sinergitas TNI-Polri dengan pecalang juga penting untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," ujarnya.

Secara keseluruhan, ketiga prosesi Ngaben berjalan khidmat, tertib, dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Kehadiran aparat dan unsur adat diharapkan terus memperkuat kelancaran setiap kegiatan masyarakat di wilayah Denpasar Timur.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bareskrim Minta Bank Perketat Rekening untuk Hentikan Aliran Dana Judi Online
Cooling System Polsek Benoa: Polisi Ajak Anak Buah Kapal Bersama Ciptakan Keamanan dan Ketertiban Pelabuhan
Baku Tembak di Tembagapura, TNI Tewaskan 1 Anggota OPM dan Tangkap 6 Orang
Kasus Pandji Pragiwaksono: Pigai Minta Polisi Pertimbangkan Hukuman Sosial, Bukan Hanya Penjara
Tangis Seorang Ibu: Putranya Ditahan di Kamboja, Mohon Bantuan Pemerintah
Ketika Korban Diminta Mengerti: Paradoks Keadilan Kita
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru