Sambut Idul Adha 1447 H, INALUM Salurkan 107 Hewan Kurban di Sumatera Utara
MEDAN PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan 107 hewan kurban di sejumlah wilayah operasional perusahaan di Sumatera Utara m
NASIONAL
Sergai – Gelombang tinggi disertai angin kencang yang terjadi selama hampir sepekan terakhir, membuat ratusan nelayan yang ada di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdangbedagai memilih untuk tidak melaut.
Salah satu nelayan tradisional, Usman menyebut, cuaca ekstrem yang belakangan terjadi membuat nelayan mengurungkan niat untuk menangkap ikan.
“Ya sudah seminggu lebih para nelayan di Kecamatan ini tidak bisa melaut disebabkan gelombang tinggi dan angin kencang ditambah lagi hujan terus turun,” kata Usman, Jumat (25/11/2022).
Usman menambahkan, ada ratusan nelayan yang memilih tidak melaut sejak gelombang tinggi terjadi.
Katanya, cuaca ekstrem tidak memungkinkan nelayan untuk melaut terlebih jarak tangkapan ikan berada sejauh 60 mil.
“Lapak tangkap ikan pun sangat jauh yaitu sekitar 60 mil dari pintu Kuala Bedagai atau sekitar 7-10 jam perjalan. Maka dengan kondisi cuaca yang kurang bersahabat kami tidak melaut,” katanya.
Tanjung Beringin sendiri merupakan wilayah dengan mayoritas masyarakat yang bekerja sebagai nelayan.
Selain cuaca ekstrem, banjir yang memasuki rumah ribuan warga yang ada di Tanjung Beringin juga mempengaruhi nelayan mengurungkan niat untuk meninggalkan rumah.
Saat ini Tanjung Beringin menjadi wilayah terdampak banjir terparah di Kabupaten Serdang Bedagai.
Dengan kondisi ini Usman pun berharap agar pemerintah memperhatikan nasib para nelayan yang ada di Tanjung Beringin.
“Kami sangat minta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dan pemerintah atasan untuk dapat mengirimkan atau memberikan bantuan sembako kepada kami yang sangat ini sangat dibutuhkan,” harapnya.
Akibat ribuan nelayan yang tidak melaut, harga ikan di lokasi tempat pendaratan ikan (TPI) Bedagai yang berlokasi di Dusun I Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tanjung Beringin pun mengalami kenaikan harga.
Kenaikan harga ikan pun melonjak,seperti halnya ikan gembung Kuring seharga Rp 40 ribu per kilo, Gembung kedah Rp 25 ribu per kilo, Senangin Rp 40 ribu per kilo, Lidah Rp 40 per kilo, Gerapu Putih Rp 50 per kilo, Cumi cumi Rp 65 per kilo, Tegang Ekor Rp 30 per kilo. (Lbs)
MEDAN PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan 107 hewan kurban di sejumlah wilayah operasional perusahaan di Sumatera Utara m
NASIONAL
MEDAN Pengurus Besar Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PB MABMI) melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada hari kedua Idul Adha 1
NASIONAL
ACEH UTARA Kebakaran hebat melanda tumpukan kayu sisa banjir di Desa Babah Krueng, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, sejak Rabu ma
PERISTIWA
JAKARTA Presiden ke7 Republik Indonesia Joko Widodo berencana melakukan kunjungan ke sejumlah daerah di Indonesia mulai Juni 2026. Dala
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, menilai penggunaan anggaran untuk pengadaan hewan kurban Pr
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis pagi, 28 Mei 2026. Berdasar
EKONOMI
JAKARTA Produsen ponsel gaming RedMagic resmi meluncurkan ponsel flagship terbarunya, RedMagic 11S Pro, untuk pasar global pada Rabu, 27
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Pelibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam patroli dan perburuan begal menuai perhatian publik. Anggota Komisi I DPR RI da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pembentukan badan usaha ekspor PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) dinilai dapat menjadi langkah strategis pemerintah dalam
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga menembus level Rp17.800 per dolar AS pada perdaga
EKONOMI