MBG Masih Gunakan Anggaran Pendidikan, DPR: Kesejahteraan Guru dan Beasiswa Tak Boleh Terganggu
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan pemerintah agar penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan
PENDIDIKAN
BANDUNG – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi melantik Letjen TNI Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang digelar di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/8/2025).
Pelantikan ini menandai dihidupkannya kembali jabatan Wakil Panglima TNI setelah vakum selama 25 tahun.
Dengan pengangkatan ini, Letjen Tandyo langsung menyandang pangkat jenderal bintang empat, sejajar dengan Panglima TNI.
Pelantikan Tandyo Budi tidak melalui proses fit and proper test atau persetujuan DPR, karena berdasarkan ketentuan, pengangkatan Wakil Panglima TNI merupakan kewenangan penuh Presiden RI.
Letjen Tandyo Budi Revita sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad).
Sosok kelahiran Solo, Jawa Tengah, 21 Februari 1969 ini merupakan alumnus Akademi Militer tahun 1991 dan dikenal memiliki rekam jejak militer yang kuat serta pengalaman strategis baik di lingkungan TNI maupun Kementerian Pertahanan.
Sebelum dipercaya sebagai Wakasad, Tandyo pernah menjabat sebagai Pangdam IV/Diponegoro dan juga mengemban berbagai peran penting di Kementerian Pertahanan antara 2018–2023, termasuk sebagai Direktur Bela Negara dan Kabadiklat Kemhan.
Selain kiprahnya di dunia militer, Jenderal Tandyo juga menorehkan jejak intelektual melalui penerbitan buku "Jejak Petarung dari Pajang: Jati Diri, Kepemimpinan, dan Pengabdian."
Dalam buku ini, ia menekankan pentingnya profesionalisme, prinsip dasar militer, dan responsif terhadap dinamika zaman.
Posisi Wakil Panglima TNI dihidupkan kembali berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019, dan berfungsi sebagai koordinator pembinaan kekuatan TNI guna mewujudkan interoperabilitas antarmatra.
Adapun tugas Wakil Panglima TNI meliputi:
- Membantu pelaksanaan tugas harian Panglima TNI
- Memberikan saran strategis kepada Panglima terkait kebijakan pertahanan, postur militer, hingga pengembangan doktrin dan strategi militer
- Melaksanakan tugas Panglima apabila berhalangan
- Menjalankan tugas-tugas lain sesuai arahan Panglima TNI
Pengangkatan ini diharapkan dapat memperkuat soliditas dan efektivitas organisasi TNI, serta mempercepat modernisasi pertahanan nasional yang adaptif terhadap tantangan global.
Penutup
Dengan pelantikan Jenderal Tandyo Budi Revita sebagai Wakil Panglima, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya terhadap pembaruan struktur TNI demi menghadirkan pertahanan negara yang lebih kuat dan terintegrasi.*
(kp/a008)
JAKARTA Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani mengingatkan pemerintah agar penggunaan anggaran pendidikan untuk Program Makan
PENDIDIKAN
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Deddy Sitorus menanggapi pernyataan Ketua Fraksi PKB DPR RI Jazilul Fawaid yang meminta PDIP ber
POLITIK
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) meminta seluruh pemerintah kabupaten/kota penerima Bantuan Keuangan Provinsi (B
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menegaskan pemerintah memiliki kewenangan untuk mengatur lokasi penyampaian penda
NASIONAL
MEDAN Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumatera Utara (Karantina Sumut) kembali mencatatkan ekspor komoditas pertanian ke
PERTANIAN AGRIBISNIS
BANDA ACEH Polda Aceh akan menggelar Bhayangkara Fest 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke80. Kegiatan yang berlangsung p
NASIONAL
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan membongkar praktik industri rumahan (home industry) vape mengandung narkotika atau yang d
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi
NASIONAL
JAKARTA Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah mulai membahas arah kebijakan pembangunan nasional dan prioritas anggaran unt
NASIONAL
SOLO Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, bertemu Presiden ke7 RI, Joko Widodo, di
POLITIK