Satgas PRR Salurkan 5 Ambulans ke Wilayah Terdampak Bencana, Layanan Kesehatan Diperkuat
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR) terus memperkuat layanan kesehatan bagi
NASIONAL
BITVONLINE.COM –Tren terbaru di media sosial, terutama di TikTok, yang mengusung tema ‘When Your Work Doesn’t Match Your Aesthetic’ atau ‘Ketika Gaya Hidup Nggak Sesuai sama Kerjaan’ tengah menjadi viral. Tren ini menggambarkan kontras mencolok antara gaya hidup dan pekerjaan seseorang, menyoroti bagaimana tampilan seseorang di media sosial sering kali tidak mencerminkan pekerjaan nyata mereka.
Akun Instagram @tante.rempong.official baru-baru ini membagikan beberapa video yang menampilkan tren ini, memperlihatkan sembilan cuplikan berbeda yang menggambarkan perbedaan mencolok antara kehidupan sehari-hari seseorang dan citra sosial mereka. Dalam video tersebut, para pengguna media sosial menunjukkan bagaimana gaya hidup mereka di luar pekerjaan sering kali jauh berbeda dari penampilan mereka saat bekerja.
Salah satu video yang viral menunjukkan seorang pria tampak gagah dalam kemeja hitam dan celana abu-abu sambil memegang gelas di sebuah restoran mewah. Namun, video tersebut mengungkapkan bahwa pria tersebut bekerja sebagai kuli bangunan. Kontras antara penampilan mewahnya dan pekerjaan sehari-harinya menarik perhatian banyak orang.
Contoh lainnya menampilkan seorang perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai penjual daging di pasar, terlihat memakai daster dan apron. Saat tidak bekerja, ia tampil dalam busana yang cantik dan bergaya sosialita, memperlihatkan perbedaan drastis antara kehidupan kerjanya dan penampilannya di luar jam kerja.
Tidak kalah mencolok adalah potret seorang wanita yang terlihat modis dan sporty saat menonton konser, sementara faktanya dia bekerja sebagai pedagang bubur ayam di pinggir jalan. Gaya hidup sosialitanya jelas berbeda dengan pekerjaan sehari-harinya, memberikan gambaran yang mengejutkan bagi para penonton video tersebut.
Respon netizen terhadap tren ini beragam. Banyak yang memberikan komentar positif dan mendukung para individu yang menampilkan perbedaan mencolok ini. Akun @ind*** mengungkapkan kekagumannya dengan mengatakan, “Mereka duitnya banyak loh, dibandingkan gw. Terus mereka bisa atur kerja sendiri gak di bawah tekanan bos.” Komentar ini mencerminkan pemahaman bahwa meskipun ada perbedaan besar antara gaya hidup dan pekerjaan, banyak dari mereka yang memiliki kebebasan dan kontrol atas hidup mereka.
Sementara itu, akun @rul*** menambahkan, “Live your life bro sis… selama uang halal gak apa-apa gas.” Ini menunjukkan dukungan terhadap gaya hidup pribadi seseorang selama mereka tidak melanggar aturan atau etika.
Akun @uth*** juga memberikan pandangan bahwa pekerjaan seperti penjual daging di pasar dapat mendatangkan keuntungan yang signifikan, menyatakan, “Jangan salah, tukang daging di pasar, sehari bisa dapet uang bergepok-gepok.” Ini menyoroti bahwa meskipun pekerjaan mereka mungkin tampak biasa, pendapatan yang diperoleh bisa jadi tidak kalah dari pekerjaan dengan citra sosial yang lebih glamor.
Tren ini mengundang diskusi mengenai bagaimana masyarakat seringkali menilai seseorang berdasarkan penampilan dan gaya hidup mereka di media sosial, tanpa mengetahui realitas pekerjaan mereka yang sebenarnya. Tren ini juga menunjukkan pentingnya memahami dan menghargai setiap pekerjaan, serta menghindari penilaian sepihak berdasarkan citra luar saja.
(N/014)
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR) terus memperkuat layanan kesehatan bagi
NASIONAL
BENER MERIAH Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR) berhasil mempertemukan aspirasi ma
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut modus dugaan tindak pidana korupsi yang menjerat Bupati Sukoharjo nonaktif, Etik Surya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menghentikan kegiatan pengumpulan data dan keterangan terkait dugaan permasalahan dalam pelaksanaan Pro
NASIONAL
SOLO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut bergabungnya komedian Narji sebagai tambahan kekuatan bagi partai, khususnya di Provinsi
POLITIK
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) mencatat sebanyak 28.478 siswa baru telah ditetapkan sebagai peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajar
PENDIDIKAN
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan siap mendukung proses pengusutan dugaan kasus korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agu
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) memastikan pengusutan dugaan kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menyeret mantan
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan kesiapan Pemerintah Kota (Pemko) Medan mendukung pelaksanaan kegiatan nasional S
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mulai berkantor di wilayah Kepulauan Nias pada pekan ini. Langkah terse
PEMERINTAHAN