Pemkot Medan Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan 17.851 Pekerja Informal
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
bitvonline.com -Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi akan kembali melemah pada awal pekan depan, Senin 24 Juni 2024. Analis ekonomi mencatat bahwa rupiah berpotensi mencapai level Rp16.600 per dolar AS, menandai penurunan dari level sebelumnya yang berada di Rp16.450 per dolar AS pada Jumat (21/6/2024).
Fluktuasi nilai tukar mata uang Garuda ini terjadi dalam konteks tekanan global yang dipengaruhi oleh berbagai faktor sentimen, terutama dari indeks dolar AS yang menguat. Lukman Leong, seorang pengamat komoditas dan mata uang, menjelaskan bahwa pernyataan hawkish dari pejabat Bank Sentral AS (the Fed) terkait kebijakan moneter AS, serta perkembangan data ekonomi negara tersebut, menjadi faktor utama yang mempengaruhi penguatan dolar AS dan melemahnya rupiah.
“Rupiah diperkirakan masih dalam tekanan, meskipun Bank Indonesia kemungkinan besar akan kembali melakukan intervensi. Rentang pergerakan diperkirakan antara Rp16.350 hingga Rp16.600,” ujar Lukman kepada Tribunnews.
Di sisi internal, faktor seperti data perdagangan yang menunjukkan kekuatan ekonomi Indonesia sebelumnya sempat memberikan dukungan terhadap rupiah. Namun, ekspektasi bahwa Bank Indonesia tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat justru memberikan tekanan tambahan terhadap rupiah.
“Sentimen negatif dari investor yang meramalkan bahwa BI tidak akan menaikkan suku bunga lagi juga menjadi salah satu faktor penekan terhadap rupiah,” tambah Lukman.
Pada akhir pekan ini, absennya data ekonomi penting dalam negeri membuat investor juga menyoroti data inflasi indeks harga belanja personal (PCE) AS yang dijadwalkan rilis minggu depan. “Meskipun data PCE AS diperkirakan akan moderat, investor tetap berhati-hati mengingat sikap hawkish dari pejabat Fed yang masih dominan,” jelas Lukman.
Sementara itu, di tingkat domestik, Presiden Joko Widodo dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sedang mengkaji dampak dari pelemahan rupiah yang telah mencapai Rp16.400 per dolar AS. Diskusi ini menyoroti langkah-langkah fiskal yang dapat diambil pemerintahan Prabowo Subianto untuk mengatasi dampak ekonomi dari pelemahan ini.
Sebagai penutup, analisis revisi data PDB AS yang diperkirakan tidak akan banyak berubah turut menjadi perhatian investor, menandai kompleksitas situasi global yang mempengaruhi pasar keuangan Indonesia.
(n/014)
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengingatkan pelaku industri migas nasional untuk meningkatkan ke
EKONOMI
MEDAN Direktur Utama PT Prima Alloy Steel Universal (PASU) Tbk, Djoko Sutrisno, kembali menegaskan bahwa perkara dugaan korupsi penjuala
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melakukan langkah diplomasi tidak biasa dengan menjalin komunikasi
INTERNASIONAL
BANDUNG Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menolak wacana penindakan tegas dengan menembak di tempat terhadap pelaku begal s
HUKUM DAN KRIMINAL
TANGERANG Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah akan menciptakan iklim investasi minyak d
EKONOMI
MEDAN Empat terdakwa kasus dugaan korupsi pengalihan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN II menjadi Hak Guna Bangunan (HGB) PT Nusa Dua Propertind
HUKUM DAN KRIMINAL
LANGKAT Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke118 tahun 2026 di Kabupaten Langkat berlangsung semarak dan penuh semangat k
PEMERINTAHAN