Sentil Ketimpangan Ekonomi Nias: Bobby Nasution Minta Bos Baru BI Sumut Genjot Pemerataan
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menja
EKONOMI
BEKASI -Dalam gemerlap kota metropolitan, di pinggiran jalan yang ramai, terdapat seorang kakek bernama Walim. Dengan usia yang telah menginjak 55 tahun, dia terlihat melamun di antara riuhnya kehidupan sekitarnya. Walim adalah seorang tukang gali yang sering menerima pekerjaan di sekitar Perumnas I, Kranji, Kota Bekasi, Jawa Barat. Bagi Walim, menggali tanah atau memotong rumput liar bukanlah sekadar pekerjaan biasa, melainkan merupakan usaha untuk menyambung hidup.
Namun, pekerjaan serabutan seperti itu adalah pilihan Walim untuk bertahan di tengah kota yang sibuk. Sebagai seorang perantau asal Brebes, hidup di kota besar bukanlah hal yang mudah baginya. Dia harus berjuang sendiri, tanpa bantuan dari keluarga. Walim mengungkapkan bahwa sudah lama dia hidup sendirian setelah istri dan anaknya pergi meninggalkannya.
“Walim tak mau mengemis,” begitu katanya. Dia lebih memilih untuk bekerja keras, meskipun harus menempuh perjalanan puluhan kilometer dengan hanya beralaskan sandal jepit. Arit dan cangkul yang diikat di sebatang bambu menjadi sahabat setianya dalam mengais rezeki.
Di usia senjanya, Walim tidak mengenal kata pensiun. Meskipun badannya kurus dan wajahnya keriput, semangatnya tetap berkobar. Dulu, dia mampu menghasilkan uang sekitar Rp200 ribu untuk pekerjaan serabutan yang dia lakukan. Namun, dua minggu terakhir ini, hidupnya menjadi semakin sulit karena dia kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Di balik tabir kehidupannya yang sulit, Walim juga memiliki sisi hati yang lembut. Meskipun hidup dalam keterbatasan, dia rela berutang ke warung agar bisa membeli sepiring nasi untuk menenangkan rasa laparnya. Seiring berjalannya waktu, Walim telah menjadi salah satu potret kaum marjinal di kawasan penyangga, di mana kehidupan sehari-hari dipenuhi dengan perjuangan mencari nafkah.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Bekasi Kota, persentase penduduk miskin di tahun 2023 mencapai 4,10 persen. Angka kemiskinan ini menandakan bahwa masih banyak orang seperti Walim yang harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Walim, dengan segala keterbatasannya, merupakan cerminan dari perjuangan dan ketabahan yang menginspirasi kita semua.
(N/014)
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menyoroti ketimpangan pertumbuhan ekonomi antarwilayah yang masih menja
EKONOMI
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) bersama Perserikatan BangsaBangsa (PBB) dan Kementerian PPN/Bappenas meluncurkan Indonesia
NASIONAL
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 di Jalan Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, mengalami mual dan muntah setelah menyantap
KESEHATAN
JAKARTA Para penggugat persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berencana menemui DPR, DPD, dan MPR setelah Mahkamah K
POLITIK
JAKARTA Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menerima laporan terhadap seluruh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pe
POLITIK
MEDAN Ikatan Media Online (IMO) Sumatera Utara menyoroti tantangan berat yang dihadapi media online dalam mempertahankan keberlangsungan u
NASIONAL
JAKARTA Irjen Pol Pasma Royce resmi menjabat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali setelah serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin
NASIONAL
JAKARTA Wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait polemik persyarat
POLITIK
MEDAN Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumatera Utara menutup operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan be
KESEHATAN
MEDAN Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Center 1 di Jalan Gunung Krakatau, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, diduga mengalami keracunan
PERISTIWA