Prabowo Kumpulkan 12 Ribu Penggerak MBG, Tegaskan Program Strategis untuk Generasi Emas 2045
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA –Polda Metro Jaya mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat mengenai bahaya membuat rekening baru atas permintaan orang tak dikenal, meskipun dijanjikan imbalan uang besar. Peringatan ini terkait dengan maraknya kasus penyalahgunaan rekening untuk menampung hasil kejahatan, khususnya judi online.
“Kami berharap masyarakat berhati-hati dan tidak mudah tergiur dengan iming-iming uang. Rekening yang Anda buat bisa disalahgunakan untuk tujuan kriminal seperti judi online,” ujar Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Senin (29/7).
Modus Operandi Sindikat Judi OnlineSindikat judi online yang terdeteksi oleh pihak kepolisian sering kali menggunakan rekening yang diperoleh dari individu yang tidak curiga. Biasanya, pelaku menawarkan imbalan uang untuk membuka rekening baru dan menyerahkan ATM serta data pribadi mereka. Rekening tersebut kemudian digunakan untuk menampung dan mengalirkan uang hasil perjudian ilegal.
“Sindikat judi online ini mencari masyarakat yang bersedia menggunakan identitasnya untuk membuka rekening. Rekening tersebut kemudian dijual kepada pelaku judi online untuk kepentingan operasional mereka,” jelas Kombes Ary.
Pengungkapan Kasus di Jakarta BaratKasus penipuan rekening ini terungkap melalui penyelidikan Satreskrim Polres Jakarta Barat. Pelaku bernama Jefri (43) ditangkap di rumahnya di Jalan H Jamhari Gang 6, Tambora, Jakarta Barat, pada Senin (15/7). Polisi menemukan 449 rekening yang diduga digunakan untuk menampung uang judi online.
Menurut polisi, Jefri membeli rekening-rekening ini dari warga di kawasan Tambora dengan harga sekitar Rp 1 juta per rekening. Banyak dari warga yang terlibat adalah dari kalangan ekonomi bawah, yang tergiur dengan tawaran uang dari pelaku.
“Penangkapan ini merupakan hasil dari laporan masyarakat mengenai praktik penjualan rekening untuk judi online. Kami menyita banyak rekening dari tersangka dan sedang mendalami keterkaitan sindikat ini,” tambah Kombes Ary.
Imbauan untuk MasyarakatPolda Metro Jaya menekankan pentingnya kewaspadaan dalam menjaga data dan rekening pribadi. Membuka rekening atas permintaan orang lain dapat mengakibatkan dampak hukum serius, baik untuk individu yang membuka rekening maupun masyarakat luas.
“Untuk mempersempit pergerakan sindikat judi online, kami mengimbau masyarakat untuk tidak menjual identitas mereka untuk membuka rekening. Polda Metro Jaya juga akan terus meningkatkan patroli, penegakan hukum, dan imbauan kepada masyarakat,” tutup Kombes Ary.
(N/014)
BOGOR Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan lebih dari 12 ribu penggerak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam kegiatan bertajuk Bui
NASIONAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan praktik markup dalam sejumlah pengadaan barang di lingkungan Badan Gizi Nasional (B
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa salah satu laporan yang menjadi bagian dari proses pengusutan dugaan k
NASIONAL
JAKARTA Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola Pr
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah dokumen penting dan barang bukti elektronik dari Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) da
HUKUM DAN KRIMINAL
BATU BARA Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara resmi mencopot Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. OK Arya Zulkarnain, dr. Wahy
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan mengejutkan dalam kasus dugaan korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MB
HUKUM DAN KRIMINAL
PALEMBANG Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) mengamankan Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berinisial IT dan
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Aceh memeriksa seorang oknum anggota polisi berinisial Aiptu ZK yang mengajukan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kep
HUKUM DAN KRIMINAL