Bukan Soal Emas 74 Kg! Kubu Febrie Adriansyah Ungkap Fokus Utama di Praperadilan
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA -Di tengah sorotan publik terhadap kasus dugaan korupsi di PT Taspen (Persero), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil satu orang saksi untuk diperiksa terkait kegiatan investasi fiktif yang diduga merugikan keuangan negara.
Pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Patar Sitanggang, yang merupakan Kepala Divisi Pasar Modal dan Pasar Uang Taspen dari tahun 2016 hingga Agustus 2019, menjadi fokus tim penyidik KPK. Gedung Merah Putih KPK menjadi saksi bisu dari proses pemeriksaan yang berlangsung pada Jumat (19/4/2024).
Ali Fikri dari KPK mengonfirmasi bahwa penyidikan terkait kasus ini masih berjalan, dengan fokus pada investasi fiktif yang terjadi pada tahun 2019 dan melibatkan perusahaan lain. Kerugian keuangan negara akibat dugaan korupsi ini mencapai ratusan miliar rupiah, sebuah angka yang mengguncang stabilitas finansial.
Namun, meskipun proses penyidikan telah berjalan, pihak KPK belum mengungkapkan secara terperinci identitas dari pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Konstruksi kasus dan siapa saja yang terlibat dalam investasi fiktif ini masih menjadi rahasia yang terjaga ketat, menunggu kelengkapan alat bukti sebelum diungkapkan secara publik.
Kasus korupsi selalu menjadi sorotan tajam di masyarakat. Rasa keadilan dan kepercayaan terhadap lembaga penegak hukum seperti KPK sangat diharapkan. Kasus ini menjadi momentum penting bagi upaya pemberantasan korupsi, tidak hanya sebagai penegakan hukum tetapi juga sebagai pembelajaran bagi semua pihak untuk menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan publik.
Kita sebagai masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung upaya pemberantasan korupsi. Dukungan moral dan pengawasan terhadap kebijakan dan tindakan lembaga penegak hukum menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk menciptakan tatanan yang lebih baik dan bebas dari korupsi.
(N/014)
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah menegaskan pihaknya tidak m
NASIONAL
JAKARTA Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni menyiapkan 5.000 aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kehutanan untuk diperbantukan
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP I Wayan Sudirta mengecam praktik pembakaran hutan dan lahan yang diduga dilakukan untu
NASIONAL
BENER MERIAH Ribuan warga Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengikuti Apel Kebangsaan Indonesia Damai di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Desa
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan program pendampingan peningkatan produktivitas bagi 20 perusahaan mulai Septembe
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai kemarau yang berpotensi semakin keri
NASIONAL
JAKARTA Universitas Paramadina mempertemukan akademisi, pendidik, praktisi, pembuat kebijakan dan mahasiswa dari Indonesia, Inggris serta
PENDIDIKAN
JAKARTA Pakar kebijakan publik Bonatua Silalahi menempuh jalur sengketa informasi di Komisi Informasi Pusat (KIP) setelah pengaduannya ter
NASIONAL
MEDAN Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menindaklanjuti kasus dugaan kekerasan terhadap dua anak di Sidikalang, Kabupate
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengklaim menemukan 40 kete
NASIONAL