BREAKING NEWS
Minggu, 19 April 2026

Jangan Disamakan! Ini Perbedaan Israel dan Bani Israil dalam Sejarah dan Islam

Adam - Minggu, 19 April 2026 08:13 WIB
Jangan Disamakan! Ini Perbedaan Israel dan Bani Israil dalam Sejarah dan Islam
Israel. (foto: Gmaps)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Istilah "Israel" dan "Bani Israil" kerap digunakan secara bergantian dalam percakapan publik.

Namun, keduanya memiliki makna yang berbeda secara mendasar, baik dari sisi sejarah, agama, maupun konteks modern.

Kesamaan nama sering memicu kesalahpahaman, terutama ketika isu politik di Timur Tengah dikaitkan langsung dengan narasi keagamaan dalam kitab suci.

Baca Juga:

Padahal, para ahli menekankan pentingnya membedakan antara konsep genealogis dalam agama dan entitas politik modern.

Asal-usul Bani Israil

Dalam literatur Islam, Bani Israil merujuk pada keturunan Nabi Ya'qub 'alaihissalam.

Nama "Israel" sendiri merupakan gelar yang disematkan kepada Nabi Ya'qub, yang dalam sejumlah tafsir diartikan sebagai "hamba Allah".

Bani Israil merupakan bagian dari garis keturunan Nabi Ibrahim melalui Nabi Ishaq. Dari keturunan ini lahir sejumlah nabi, di antaranya Nabi Musa, Nabi Daud, Nabi Sulaiman, hingga Nabi Isa.

Kisah Bani Israil banyak diabadikan dalam Al-Qur'an, terutama terkait perjalanan mereka dari penindasan Fir'aun hingga berbagai ujian keimanan.

Dalam konteks ini, penyebutan Bani Israil tidak bersifat tunggal—melainkan mencakup kelompok yang taat maupun yang melakukan pelanggaran.

Israel sebagai Negara Modern

Berbeda dengan konsep Bani Israil, Israel adalah sebuah negara modern di kawasan Timur Tengah yang berdiri pada 1948.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo, Polymath Man, dan Jalur Strategis Indonesia
PSI Buka Suara soal Laporan terhadap Jusuf Kalla: 1000 Persen Jokowi Tak Terlibat!
JK Tegaskan Tak Serang Jokowi: Saya Hanya Beri Nasihat, Sudah Dua Tahun Publik Terbelah Gara-Gara Isu Ijazah
Megawati Kerap Didatangi Dubes Negara Sahabat, Ini Kata Hasto
PDI-P Sambut Usulan KPK soal Parpol Wajib Lapor Pendidikan Politik: Sejalan dengan Fungsi Kaderisasi
Jusuf Kalla Buka Peluang Lapor Balik Tuduhan Penistaan Agama
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru