BREAKING NEWS
Minggu, 31 Mei 2026

Ini Tanda-Tanda Rezeki Tidak Berkah Menurut Islam!

Adelia Syafitri - Minggu, 31 Mei 2026 07:37 WIB
Ini Tanda-Tanda Rezeki Tidak Berkah Menurut Islam!
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Dalam ajaran Islam, rezeki tidak hanya diukur dari jumlah harta atau besarnya penghasilan yang dimiliki seseorang.

Lebih dari itu, keberkahan menjadi unsur penting yang menentukan apakah rezeki tersebut membawa kebaikan atau justru sebaliknya.

Banyak orang beranggapan bahwa kekayaan identik dengan kebahagiaan.

Baca Juga:

Namun dalam kenyataannya, tidak sedikit individu yang memiliki harta melimpah tetapi hidup dalam kegelisahan.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan rezeki yang belum atau tidak mendapatkan keberkahan.

Berikut sejumlah ciri rezeki yang tidak berkah menurut pandangan Islam:

1. Harta Banyak tetapi Hati Tidak Tenang

Salah satu tanda yang kerap disebut adalah melimpahnya harta yang tidak diiringi ketenangan batin.

Seseorang mungkin memiliki rumah mewah, kendaraan mahal, atau usaha yang berkembang pesat, namun hidupnya dipenuhi kecemasan, ketakutan, dan tekanan yang berkepanjangan.

Dalam Islam, ketenangan hati merupakan salah satu bentuk nikmat yang tidak dapat diukur dengan materi.

2. Sulit Bersyukur dan Selalu Merasa Kurang

Rezeki yang berkah biasanya melahirkan rasa cukup atau qanaah.

Sebaliknya, seseorang yang terus merasa kurang meskipun telah memiliki banyak harta perlu melakukan introspeksi.

Perasaan tidak pernah puas dapat mendorong seseorang untuk terus mengejar dunia tanpa batas hingga melupakan aspek spiritual dalam kehidupannya.

3. Rezeki Diperoleh dari Cara yang Haram

Islam menegaskan pentingnya mencari nafkah melalui jalan yang halal.

Harta yang diperoleh dari praktik penipuan, riba, korupsi, suap, manipulasi, atau mengambil hak orang lain tidak akan membawa keberkahan.

Meski secara nominal terlihat besar, harta yang berasal dari cara yang dilarang agama berpotensi menimbulkan berbagai masalah dalam kehidupan.

4. Mudah Habis untuk Hal yang Tidak Bermanfaat

Ciri lainnya adalah penghasilan yang besar tetapi tidak pernah terasa manfaatnya.

Harta sering habis untuk pengeluaran yang tidak penting, kerusakan yang terus berulang, atau kebutuhan yang sebenarnya tidak mendesak.

Dalam kondisi seperti ini, seseorang merasa terus bekerja keras namun hasilnya seolah menguap tanpa memberikan dampak positif bagi kehidupan.

5. Menjauh dari Ibadah dan Keluarga

Rezeki yang tidak berkah juga dapat terlihat ketika pekerjaan atau aktivitas mencari nafkah membuat seseorang lalai menjalankan ibadah, meninggalkan salat, serta mengabaikan keluarga.

Padahal dalam Islam, keseimbangan antara urusan dunia dan akhirat menjadi prinsip yang harus dijaga.

6. Tidak Membawa Manfaat bagi Orang Lain

Harta yang berkah biasanya mendorong pemiliknya untuk berbagi dan membantu sesama.

Sebaliknya, rezeki yang tidak berkah sering membuat seseorang semakin pelit, egois, dan enggan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Islam mengajarkan bahwa sebagian dari rezeki yang diperoleh terdapat hak orang lain yang membutuhkan, baik melalui zakat, infak, maupun sedekah.

Keberkahan rezeki tidak selalu tercermin dari jumlah harta yang dimiliki.

Ketenangan hati, rasa syukur, kemudahan beribadah, keharmonisan keluarga, serta manfaat yang dirasakan orang lain menjadi indikator penting dalam menilai kualitas rezeki menurut Islam.

Karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk tidak hanya fokus pada besarnya penghasilan, tetapi juga memastikan rezeki diperoleh melalui cara yang halal dan digunakan untuk hal-hal yang membawa kebaikan.*


(d/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Momentum Idul Adha dan Hari Tasyrik: Ajakan Memperkuat Takwa dan Silaturahmi
Ketua PBNU Nilai Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Sah, Asal Tepat Sasaran
Sang Naualuh Damanik dan Jejak Awal Penyebaran Islam di Simalungun
Habiburokhman: Kurban Presiden Pakai APBN Sah Secara Hukum dan Syariah
Menag Nasaruddin Umar: Nonmuslim Juga Berhak Menerima Daging Kurban
1.098 Sapi Kurban Prabowo dari APBN, MUI: Tidak Ada Masalah Secara Syar’i
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru