BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Kiat Menggapai Keluarga SAMARA, dari Memperkuat Iman hingga Mengendalikan Emosi

Adelia Syafitri - Minggu, 23 Agustus 2026 07:28 WIB
Kiat Menggapai Keluarga SAMARA, dari Memperkuat Iman hingga Mengendalikan Emosi
Dr. Agustin Hanafi, Lc, MA, Akademisi dan Praktisi Da'wah Aceh. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Agustin mengatakan suami dan istri bukan dua pihak yang saling berhadapan untuk mempertahankan siapa yang paling berkuasa.

Keduanya merupakan pasangan yang berjalan dalam satu bahtera.

"Ketika salah satu ingin menang sendiri, sesungguhnya keluarga sedang kalah. Ketika suami dan istri saling membantu, sesungguhnya keduanya sedang membangun kemenangan bersama," ujarnya.

Ia mengutip Surah Al-Baqarah ayat 187 yang menggambarkan hubungan suami dan istri seperti pakaian satu sama lain.

Pakaian berfungsi menutup kekurangan, melindungi dari sesuatu yang menyakiti, memberikan kenyamanan, dan menjaga kehormatan. Begitu pula seharusnya hubungan suami dan istri.

"Kekurangan pasangan tidak diumbar kepada orang lain, aib pasangan tidak disebarluaskan, dan kelemahan pasangan tidak dijadikan senjata ketika terjadi pertengkaran," kata Agustin.

Menurut dia, pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan anak juga tidak seharusnya semata-mata dianggap sebagai pekerjaan istri.

Islam mengajarkan semangat ta'awun, yakni saling membantu dalam kebaikan. Ia kemudian mengingatkan teladan Rasulullah SAW yang membantu pekerjaan keluarganya.

"Ini merupakan pelajaran penting bagi para suami: membantu keluarga bukanlah tanda kehilangan wibawa, tetapi justru tanda kemuliaan akhlak," ujarnya.

Agustin menggambarkan seorang ibu yang sepanjang hari mengurus anak, memasak, membersihkan rumah, mencuci, mendampingi anak belajar, hingga membawa anak ke dokter ketika sakit.

Jika semua pekerjaan itu dianggap sebagai tugas istri semata, kata dia, lama-kelamaan dapat muncul kelelahan, kekecewaan, dan perasaan tidak dihargai.

Sebaliknya, ketika suami hadir dan mengatakan, "Mari kita lakukan bersama," kalimat sederhana itu dapat menjadi sumber kekuatan bagi istri.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Desil 3 Belum Tentu Sama, BPS Tegaskan Angka Ini Bukan Ukuran Mutlak Kaya atau Miskin
Bukan Cuma di Sekolah, Dosen INSAN Binjai Ajak Warga Langkat Bentuk Karakter Anak lewat Komunikasi dan Ekonomi Keluarga
Camat Emosi di Depan Petugas BNPB: Saya Stres, Bantuan Sedikit untuk Dibagi ke Banyak Orang
Dapat Rukuk di Rakaat Kedua atau Tidak, Ini Penentu Sah Tidaknya Shalat Jumat bagi yang Terlambat
Polda Aceh dan Pesantren Oemar Diyan Perkuat Sinergi, Dorong Literasi dan Pembinaan Karakter Santri
Kejari Banda Aceh Eksekusi Cambuk 11 Terpidana Pelanggar Qanun Jinayat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru