BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Kiat Menggapai Keluarga SAMARA, dari Memperkuat Iman hingga Mengendalikan Emosi

Adelia Syafitri - Minggu, 23 Agustus 2026 07:28 WIB
Kiat Menggapai Keluarga SAMARA, dari Memperkuat Iman hingga Mengendalikan Emosi
Dr. Agustin Hanafi, Lc, MA, Akademisi dan Praktisi Da'wah Aceh. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Jangan berkata, 'Kalau dia menghargai saya, baru saya menghargainya.' Jangan berkata, 'Kalau dia meminta maaf, baru saya memaafkan.' Rumah tangga bukan tempat untuk saling menunggu siapa yang memulai kebaikan. Jadilah orang pertama yang memulai," kata Agustin.

Menurut dia, pasangan juga harus memahami bahwa tidak ada manusia yang sempurna.

Pernikahan bukan proses mencari manusia sempurna, melainkan proses belajar menjadi pasangan yang lebih baik.

Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 19 agar manusia bersabar ketika tidak menyukai sesuatu dari pasangannya.

Bisa jadi, sesuatu yang tidak disukai justru memiliki kebaikan yang banyak.

"Pada akhirnya, keluarga SAMARA bukan keluarga yang bebas dari masalah. Keluarga SAMARA adalah keluarga yang memiliki cara yang benar dalam menghadapi masalah," ujar Agustin.

Ia mengatakan ketika ada konflik, keluarga harus kembali kepada Allah. Ketika ada kekurangan, pasangan saling melengkapi.

Ketika ada kesalahan, keduanya saling menasihati. Ketika menghadapi kesulitan ekonomi, mereka saling menguatkan.

"Ketika ada perbedaan, mereka berdialog. Dan ketika salah satu jatuh, yang lain mengulurkan tangan," katanya.

Agustin mengajak masyarakat menjadikan rumah sebagai tempat tumbuhnya iman, cinta, ilmu, akhlak, dan ketenangan.

Menurut dia, pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya apakah pasangan sudah menjadi pasangan yang baik, melainkan apakah diri sendiri sudah menjadi pasangan yang baik.

"Sebab keluarga yang baik tidak dimulai dari pasangan yang sempurna. Keluarga yang baik dimulai dari suami yang mau memperbaiki dirinya, istri yang mau memperbaiki dirinya, dan keduanya yang sama-sama ingin mendekat kepada Allah SWT," ujar Agustin.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Desil 3 Belum Tentu Sama, BPS Tegaskan Angka Ini Bukan Ukuran Mutlak Kaya atau Miskin
Bukan Cuma di Sekolah, Dosen INSAN Binjai Ajak Warga Langkat Bentuk Karakter Anak lewat Komunikasi dan Ekonomi Keluarga
Camat Emosi di Depan Petugas BNPB: Saya Stres, Bantuan Sedikit untuk Dibagi ke Banyak Orang
Dapat Rukuk di Rakaat Kedua atau Tidak, Ini Penentu Sah Tidaknya Shalat Jumat bagi yang Terlambat
Polda Aceh dan Pesantren Oemar Diyan Perkuat Sinergi, Dorong Literasi dan Pembinaan Karakter Santri
Kejari Banda Aceh Eksekusi Cambuk 11 Terpidana Pelanggar Qanun Jinayat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru