BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Kiat Menggapai Keluarga SAMARA, dari Memperkuat Iman hingga Mengendalikan Emosi

Adelia Syafitri - Minggu, 23 Agustus 2026 07:28 WIB
Kiat Menggapai Keluarga SAMARA, dari Memperkuat Iman hingga Mengendalikan Emosi
Dr. Agustin Hanafi, Lc, MA, Akademisi dan Praktisi Da'wah Aceh. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kalimat pertama membuka ruang dialog, sementara kalimat kedua membuat pasangan merasa diserang.

Ketiga, saling menghargai dan mengapresiasi. Suami dan istri jangan sampai lebih mudah memuji orang lain daripada mengucapkan terima kasih kepada pasangan sendiri.

"Suami perlu mengatakan, 'Terima kasih sudah menjaga keluarga.' Istri juga dapat mengatakan, 'Terima kasih sudah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga,'" ujar Agustin.

Menurut dia, kalimat sederhana tersebut dapat menumbuhkan rasa dihargai dan memperkuat ikatan emosional.

Keempat, membangun kepercayaan. Rumah tangga akan sulit merasa nyaman apabila suami dan istri terus saling curiga.

Kepercayaan dibangun melalui kejujuran, konsistensi, keterbukaan, dan menjaga batas-batas yang telah ditetapkan Allah SWT.

"Karena itu, jangan membangun hubungan dengan kebohongan. Jangan menyembunyikan sesuatu yang seharusnya diketahui pasangan, terutama dalam persoalan yang dapat memengaruhi kehidupan keluarga," katanya.

Kelima, transparansi dalam pengelolaan keuangan keluarga.

Banyak konflik rumah tangga terjadi bukan hanya karena kekurangan uang, tetapi karena tidak adanya keterbukaan dalam mengelola keuangan.

Suami dan istri perlu mengetahui kondisi ekonomi keluarga, mulai dari pendapatan, kebutuhan pokok, kewajiban, utang jika ada, hingga rencana tabungan.

Ketika ekonomi sedang baik, pasangan tidak dianjurkan hidup berlebihan. Saat kondisi ekonomi sulit, suami dan istri juga tidak seharusnya saling menyalahkan.

"Suami dan istri harus menjadi satu tim. Jika salah satu sedang jatuh, yang lain membantu menguatkan," ujar Agustin.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Desil 3 Belum Tentu Sama, BPS Tegaskan Angka Ini Bukan Ukuran Mutlak Kaya atau Miskin
Bukan Cuma di Sekolah, Dosen INSAN Binjai Ajak Warga Langkat Bentuk Karakter Anak lewat Komunikasi dan Ekonomi Keluarga
Camat Emosi di Depan Petugas BNPB: Saya Stres, Bantuan Sedikit untuk Dibagi ke Banyak Orang
Dapat Rukuk di Rakaat Kedua atau Tidak, Ini Penentu Sah Tidaknya Shalat Jumat bagi yang Terlambat
Polda Aceh dan Pesantren Oemar Diyan Perkuat Sinergi, Dorong Literasi dan Pembinaan Karakter Santri
Kejari Banda Aceh Eksekusi Cambuk 11 Terpidana Pelanggar Qanun Jinayat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru