BREAKING NEWS
Kamis, 08 Oktober 2026

Kiat Menggapai Keluarga SAMARA, dari Memperkuat Iman hingga Mengendalikan Emosi

Adelia Syafitri - Minggu, 23 Agustus 2026 07:28 WIB
Kiat Menggapai Keluarga SAMARA, dari Memperkuat Iman hingga Mengendalikan Emosi
Dr. Agustin Hanafi, Lc, MA, Akademisi dan Praktisi Da'wah Aceh. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Keenam, mengendalikan emosi ketika terjadi konflik. Agustin mengingatkan pasangan agar tidak mengambil keputusan besar ketika sedang marah.

Jangan mengucapkan kata-kata yang dapat menghancurkan harga diri pasangan atau mengancam perceraian setiap kali terjadi pertengkaran.

Menurut dia, kekuatan seseorang bukan hanya kemampuan mengalahkan orang lain, tetapi juga kemampuan mengendalikan diri ketika marah.

"Kadang-kadang kemenangan terbesar seorang suami adalah ketika ia mampu menahan amarahnya. Demikian pula kemenangan terbesar seorang istri adalah ketika ia mampu menjaga lisannya saat sedang kecewa," katanya.

Ketujuh, tidak membawa masalah rumah tangga kepada terlalu banyak orang.

Ketika menghadapi masalah, pasangan sebaiknya tidak langsung membuka aib kepada teman, keluarga besar, ataupun media sosial.

Jika membutuhkan bantuan, pilih orang yang amanah dan bijaksana serta mampu membantu menyelesaikan masalah.

Kedelapan, menjadikan rumah sebagai tempat yang nyaman. Rumah, kata Agustin, harus menjadi tempat setiap anggota keluarga merasa diterima, dicintai, dan dihargai.

"Ketika suami pulang, istri tidak merasa takut. Ketika istri berbicara, suami tidak merasa terganggu. Ketika anak melakukan kesalahan, orang tua membimbingnya tanpa mempermalukannya," ujarnya.

Agustin mengatakan keluarga SAMARA tidak dibangun dalam satu hari. Keluarga tersebut dibangun melalui kebiasaan kecil yang dilakukan secara terus-menerus.

Kebiasaan itu antara lain salat bersama, makan bersama ketika memungkinkan, berbicara dari hati ke hati, saling membantu, saling memaafkan, saling mendoakan, dan saling menjaga aib.

Ia mengingatkan pasangan agar tidak menunggu pasangannya berubah terlebih dahulu sebelum berbuat baik.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Desil 3 Belum Tentu Sama, BPS Tegaskan Angka Ini Bukan Ukuran Mutlak Kaya atau Miskin
Bukan Cuma di Sekolah, Dosen INSAN Binjai Ajak Warga Langkat Bentuk Karakter Anak lewat Komunikasi dan Ekonomi Keluarga
Camat Emosi di Depan Petugas BNPB: Saya Stres, Bantuan Sedikit untuk Dibagi ke Banyak Orang
Dapat Rukuk di Rakaat Kedua atau Tidak, Ini Penentu Sah Tidaknya Shalat Jumat bagi yang Terlambat
Polda Aceh dan Pesantren Oemar Diyan Perkuat Sinergi, Dorong Literasi dan Pembinaan Karakter Santri
Kejari Banda Aceh Eksekusi Cambuk 11 Terpidana Pelanggar Qanun Jinayat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru