Ribuan Warga Padati Liga Camat Cup Muarasabak Barat, Atmosfer Voli Memanas
MUARASABAK BARAT Ribuan warga memadati arena pertandingan Liga Camat Cup bola voli yang digelar di Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak
OLAHRAGA
SOLO –Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, akhirnya angkat bicara terkait dengan namanya yang dikaitkan dengan akun Kaskus bernama “Fufufafa” yang tengah menjadi topik hangat di media sosial. Akun tersebut diketahui sering kali melontarkan serangan terhadap Prabowo Subianto dan keluarganya, terutama menjelang Pemilu 2014 dan 2019.
Dalam sebuah kesempatan saat melakukan kegiatan blusukan di Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (10/9), Gibran memberikan tanggapan singkat saat dimintai konfirmasi terkait tuduhan tersebut. “Ya, tanya yang punya akun,” ujarnya sambil menghindari pernyataan lebih lanjut mengenai isu tersebut.
Pria berusia 36 tahun yang juga merupakan putra sulung dari Presiden Joko Widodo ini tampak enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan dirinya sebagai pemilik akun “Fufufafa“. Sejak munculnya isu ini, netizen di media sosial ramai-ramai menduga Gibran adalah sosok di balik akun yang dianggap kontroversial tersebut.
Jejak Digital dan Tuduhan Serangan terhadap PrabowoIsu ini berawal dari sejumlah bukti digital yang ditemukan oleh netizen, menunjukkan bahwa akun “Fufufafa” kerap melontarkan kritik tajam terhadap Prabowo Subianto dan keluarganya, terutama pada periode menjelang Pemilu 2014 dan 2019. Pada masa itu, Prabowo menjadi rival utama Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres.
Cuitan dari akun tersebut tidak hanya berisi kritik terhadap Prabowo, tetapi juga menyasar buruh dan serikat buruh, serta terdapat komentar yang dianggap berbau cabul. Tuduhan ini kemudian semakin mencuat ke permukaan pada akhir Agustus 2024, ketika sejumlah netizen secara terang-terangan menuduh Gibran sebagai pemilik akun “Fufufafa” berdasarkan jejak digital yang mereka kumpulkan.
Respons dari Lingkaran IstanaMenanggapi isu ini, Staf Khusus Presiden, Grace Natalie, meminta publik untuk tidak langsung mengambil kesimpulan atau menuding tanpa adanya bukti yang pasti. “Kan belum pasti ya, enggak tahu punya beliau atau enggak,” ujar Grace kepada media di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (3/9).
Grace juga menegaskan bahwa diperlukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan apakah benar akun tersebut dimiliki oleh Gibran atau oleh pihak lain. “Dipastikan dulu [pemilik akunnya],” tambahnya.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak Gibran maupun Istana mengenai langkah yang akan diambil terkait tuduhan tersebut. Publik dan media sosial masih menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait untuk mengetahui kebenaran di balik isu yang menyeret nama putra sulung Presiden Jokowi tersebut.
Reaksi Publik dan Opini NetizenTuduhan ini sontak menimbulkan perdebatan sengit di berbagai platform media sosial. Beberapa netizen menunjukkan bukti tangkapan layar dari cuitan akun “Fufufafa”, sementara yang lain menilai isu ini sebagai bagian dari dinamika politik pasca Pilpres 2024. Meskipun belum ada kepastian mengenai identitas asli pemilik akun tersebut, spekulasi terus berkembang, terutama di kalangan pendukung dan lawan politik Gibran.
Gibran sendiri, yang baru saja memenangkan Pilpres 2024 bersama Prabowo Subianto sebagai Wakil Presiden terpilih, kini dihadapkan pada tantangan baru untuk menjawab dugaan yang muncul di tengah popularitasnya. Terlepas dari tuduhan ini, Gibran tetap melanjutkan aktivitas politiknya dengan menjalankan berbagai kegiatan pemerintahan dan blusukan di sejumlah wilayah.
Isu ini diperkirakan masih akan terus berkembang seiring dengan penelusuran lebih lanjut mengenai jejak digital akun “Fufufafa” dan pengungkapan siapa sebenarnya sosok di balik akun tersebut. Masyarakat pun berharap ada kejelasan lebih lanjut mengenai isu ini agar tidak menjadi polemik yang berkepanjangan di masa mendatang.
(N/014)
MUARASABAK BARAT Ribuan warga memadati arena pertandingan Liga Camat Cup bola voli yang digelar di Kelurahan Rano, Kecamatan Muarasabak
OLAHRAGA
BANDA ACEH Polda Aceh mengungkap ratusan kasus kejahatan konvensional sepanjang Januari hingga Juni 2026. Kasus yang berhasil diungkap d
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUHANBATU Komandan Distrik Militer (Kodim) 0209/Labuhanbatu, Letkol Kav Hanung Kaptiaji, membantah tudingan yang menyebut personel TNI
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengubah nama pendidikan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kope
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) tabung 3
EKONOMI
DELI SERDANG Aksi pencurian besi kembali terjadi di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kali ini, pagar besi Monumen DR TD Pardede d
PERISTIWA
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengungkapkan revisi UndangUndang Hak Asasi Manusia (RUU HAM) akan memperkuat kewe
NASIONAL
JAKARTA Ketua DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun, menanggapi santai sorotan publik terkait prosesi adat yang memperlihatkan Presiden
POLITIK
JAKARTA Sidang praperadilan yang diajukan Roy Suryo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (29/6/2026), diwarnai insiden yang diseb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Fakta baru kembali mencuat dalam sidang dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (Smartboard) pada Dinas Pendidikan Kabupat
HUKUM DAN KRIMINAL