Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Diduga Terima Duit Suap Impor dan Cukai
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
SOLO –Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, akhirnya angkat bicara terkait dengan namanya yang dikaitkan dengan akun Kaskus bernama “Fufufafa” yang tengah menjadi topik hangat di media sosial. Akun tersebut diketahui sering kali melontarkan serangan terhadap Prabowo Subianto dan keluarganya, terutama menjelang Pemilu 2014 dan 2019.
Dalam sebuah kesempatan saat melakukan kegiatan blusukan di Kelurahan Sondakan, Kecamatan Laweyan, Solo, Selasa (10/9), Gibran memberikan tanggapan singkat saat dimintai konfirmasi terkait tuduhan tersebut. “Ya, tanya yang punya akun,” ujarnya sambil menghindari pernyataan lebih lanjut mengenai isu tersebut.
Pria berusia 36 tahun yang juga merupakan putra sulung dari Presiden Joko Widodo ini tampak enggan memberikan keterangan lebih lanjut mengenai dugaan dirinya sebagai pemilik akun “Fufufafa“. Sejak munculnya isu ini, netizen di media sosial ramai-ramai menduga Gibran adalah sosok di balik akun yang dianggap kontroversial tersebut.
Jejak Digital dan Tuduhan Serangan terhadap PrabowoIsu ini berawal dari sejumlah bukti digital yang ditemukan oleh netizen, menunjukkan bahwa akun “Fufufafa” kerap melontarkan kritik tajam terhadap Prabowo Subianto dan keluarganya, terutama pada periode menjelang Pemilu 2014 dan 2019. Pada masa itu, Prabowo menjadi rival utama Presiden Jokowi dalam kontestasi Pilpres.
Cuitan dari akun tersebut tidak hanya berisi kritik terhadap Prabowo, tetapi juga menyasar buruh dan serikat buruh, serta terdapat komentar yang dianggap berbau cabul. Tuduhan ini kemudian semakin mencuat ke permukaan pada akhir Agustus 2024, ketika sejumlah netizen secara terang-terangan menuduh Gibran sebagai pemilik akun “Fufufafa” berdasarkan jejak digital yang mereka kumpulkan.
Respons dari Lingkaran IstanaMenanggapi isu ini, Staf Khusus Presiden, Grace Natalie, meminta publik untuk tidak langsung mengambil kesimpulan atau menuding tanpa adanya bukti yang pasti. “Kan belum pasti ya, enggak tahu punya beliau atau enggak,” ujar Grace kepada media di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (3/9).
Grace juga menegaskan bahwa diperlukan verifikasi lebih lanjut untuk memastikan apakah benar akun tersebut dimiliki oleh Gibran atau oleh pihak lain. “Dipastikan dulu [pemilik akunnya],” tambahnya.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada klarifikasi lebih lanjut dari pihak Gibran maupun Istana mengenai langkah yang akan diambil terkait tuduhan tersebut. Publik dan media sosial masih menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak terkait untuk mengetahui kebenaran di balik isu yang menyeret nama putra sulung Presiden Jokowi tersebut.
Reaksi Publik dan Opini NetizenTuduhan ini sontak menimbulkan perdebatan sengit di berbagai platform media sosial. Beberapa netizen menunjukkan bukti tangkapan layar dari cuitan akun “Fufufafa”, sementara yang lain menilai isu ini sebagai bagian dari dinamika politik pasca Pilpres 2024. Meskipun belum ada kepastian mengenai identitas asli pemilik akun tersebut, spekulasi terus berkembang, terutama di kalangan pendukung dan lawan politik Gibran.
Gibran sendiri, yang baru saja memenangkan Pilpres 2024 bersama Prabowo Subianto sebagai Wakil Presiden terpilih, kini dihadapkan pada tantangan baru untuk menjawab dugaan yang muncul di tengah popularitasnya. Terlepas dari tuduhan ini, Gibran tetap melanjutkan aktivitas politiknya dengan menjalankan berbagai kegiatan pemerintahan dan blusukan di sejumlah wilayah.
Isu ini diperkirakan masih akan terus berkembang seiring dengan penelusuran lebih lanjut mengenai jejak digital akun “Fufufafa” dan pengungkapan siapa sebenarnya sosok di balik akun tersebut. Masyarakat pun berharap ada kejelasan lebih lanjut mengenai isu ini agar tidak menjadi polemik yang berkepanjangan di masa mendatang.
(N/014)
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pihak menanggapi kritik dari beberapa pengamat yang mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan alas
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan alasan kenaikan pangkat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya menjad
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan kebijakan penyesuaian biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge untuk tarif p
EKONOMI
KAZAN Pemerintah Indonesia dan Rusia menyepakati penguatan kerja sama di sektor energi, mulai dari pengembangan pembangkit listrik tenaga
NASIONAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara Republik Indonesia hingga diterbitkann
NASIONAL
BATU BARA Keluhan terhadap layanan ATM di BRI Unit Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, kembali mencuat. Nasabah menilai mesin ATM setor
PERISTIWA
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia menyoroti anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar yang dikelola Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada triwulan I2026 me
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi terkait fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indo
HUKUM DAN KRIMINAL