Kawasan SEJALAN Diusulkan Jadi Kampung Kreatif Sumut Berkah, Ini Potensinya
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
JAKARTA –Panitia Seleksi (Pansel) Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru saja mengumumkan hasil tes tertulis untuk calon komisioner KPK. Dari 236 kandidat yang mengikuti tes, Pansel memutuskan untuk meloloskan hanya 40 orang. Pengumuman ini menyisakan sejumlah pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat, terutama terkait dominasi kandidat dengan latar belakang aparat penegak hukum.
Menurut data yang dirilis, sekitar 40 persen dari kandidat yang lolos tes tertulis, yakni 16 orang, memiliki latar belakang sebagai aparat penegak hukum, baik yang masih aktif maupun yang sudah purna tugas. Indonesia Corruption Watch (ICW) mencatat fenomena ini sebagai hal yang patut dicurigai.
Tudingan Kecurigaan dan Potensi Konflik Kepentingan
ICW mengungkapkan kekhawatiran bahwa dominasi calon dari kalangan aparat penegak hukum berpotensi mengganggu independensi Pansel dalam proses seleksi. “Ini tentu menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat tentang independensi Pansel dalam bekerja. Potensi keberpihakan yang berlebih pada aparat penegak hukum disinyalir sedang terjadi pada proses seleksi kali ini,” ungkap ICW dalam keterangan tertulisnya.
ICW menyoroti dua poin utama terkait hasil seleksi ini:
Pelanggaran Peraturan Perundang-Undangan: Pansel dinilai berpotensi melanggar Pasal 28D ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan perlakuan sama di hadapan hukum. Jika terbukti ada penekanan pada aparat penegak hukum, hal ini dapat dianggap melanggar ketentuan tersebut. Konflik Kepentingan: Keberadaan aparat penegak hukum di tingkat Komisioner KPK dikhawatirkan akan menimbulkan konflik kepentingan. Pasal 11 UU KPK mengamanatkan bahwa KPK harus memberantas korupsi di lembaga penegak hukum. “Bagaimana penegakan hukum KPK akan objektif jika komisionernya berasal dari lembaga penegak hukum?” tanya ICW.ICW juga mengingatkan tentang potensi loyalitas ganda bagi kandidat yang berasal dari Polri, Kejaksaan, atau Mahkamah Agung. Menurut mereka, kandidat dengan latar belakang tersebut masih berada di bawah kekuasaan institusi asalnya, yang berpotensi memengaruhi objektivitas dalam penanganan kasus.
Permintaan untuk Mundur dari Institusi Asal
ICW mendesak agar Pansel tidak hanya meminta kandidat untuk menanggalkan jabatan sebelumnya sesuai UU KPK, tetapi juga meminta mereka mundur dari institusi asalnya. “Jika calon-calon dari kalangan penegak hukum memiliki kompetensi yang mumpuni, mengapa mereka tidak diberdayakan di lembaga asalnya?” ungkap ICW.
Tes Selanjutnya dan Evaluasi Rekam Jejak
Menjelang tes lanjutan pada akhir Agustus 2024, ICW menekankan pentingnya penelusuran rekam jejak kandidat. “Pansel harus bertindak aktif mencari dan menelusuri rekam jejak kandidat, terutama bagi mereka yang berasal dari internal KPK. Kami berharap Pansel tidak hanya berdiam diri menunggu informasi, tetapi juga aktif berkoordinasi dengan Dewan Pengawas untuk mengevaluasi catatan etik calon,” pungkas ICW.
Daftar Kandidat Lolos Tes Tertulis
Berikut adalah daftar para calon komisioner KPK yang dinyatakan lulus tes tertulis:
Achmad Zubair Agung Setya Imam Effendi Agus Joko Pramono Ahmad Alamsyah Saragih Albertus Usada Andi Herman Andi Pangerang Moenta Dadang Herli Saputra Didik Agung Widjanarko Djoko Poerwanto Erdianto Fitroh Rohcahyanto Giri Suprapdiono Gunarwanto Harli Siregar I Nyoman Wara Ibnu Basuki Widodo Ida Budhiati Imron Rosyadi Hamid Johan Budi Sapto Pribowo Johanis Tanak Michael Rolandi Cesnanta Brata Minanoer Rachman Muhammad Yusuf Nurul Ghufron Nuryanto Pahala Nainggolan Poengky Indarti R Benny Riyanto R.Z Panca Putra S. Rakhmad Setyadi Rios Rahmanto Sang Made Mahendrajaya Setyo Budiyanto Subagio Sudirman Said Sugeng Purnomo Vera Diyanty Wawan Wardiana Yanuar NugrohoDaftar calon Dewan Pengawas KPK:
Achmed Sukendro Ardilafiza Benny Jozua Mamoto Binsar M. Gultom Bobby Hamzar Rafinus Chisca Mirawati Dody Eko Wijayanto Eddy P. Nasution Eddy Yusuf Edy Karim Elly Fariani Elthaf Gatot Darmasto Gusrizal Hamdi Hassyarbaini Hamidah Abdurrachman Heru Kreshna Reza Imam Suharjo Iskandar Mz John Dista Kaspudin Nor Khairul Rizal Liberti Sitinjak Maria Margareta Rini Purwandari Matheus Samiaji (M.Samiaji) Mirwazi Padma Dewi Liman Panutan Sakti Sulendrakusuma Rodjai S Irawan Sarwono Sutikno Soeherman Sri Hadiati Wara Kustriani Sugiono Eksantoso Suhartanto Sumartoyo Sumpeno Suryo Sularso Tony Hartono Wisnu Baroto Yeni AndrianiTes lanjutan, yakni profile assessment, dijadwalkan pada 28-29 Agustus 2024. Pansel KPK juga akan mengumumkan detail seleksi pada 23 Agustus 2024. Pansel mengharapkan tanggapan dari masyarakat mengenai nama-nama peserta seleksi calon pimpinan dan Dewan Pengawas KPK.
(N/014)
TANJUNGBALAI Pemerintah Kota Tanjungbalai mematangkan persiapan menghadapi Verifikasi dan Validasi (Verval) Lapangan Program Kampung Kre
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim meninjau langsung pekerjaan normalisasi dan pembongkaran drainase di Jalan Listrik
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tanjungbalai ya
PEMERINTAHAN
JAKARTA Perombakan Kabinet Merah Putih yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada awal Oktober 2026 dinilai belum menunjukkan perubah
POLITIK
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto belum melantik Irjen Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya yang baru dalam rangkaian sera
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan perombakan sejumlah jabatan di lingkungan Polri hanya dua hari setelah dilantik meng
NASIONAL
MEDAN Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Medan terh
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara memberikan tali asih kepada 495 siswa yang terdampak atau diduga mengalami keracunan setelah meng
NASIONAL
MEDAN PSMS Medan meraih poin penuh setelah mengalahkan Persikad Depok dengan skor telak 40 pada pekan keempat Pegadaian Championship 20
OLAHRAGA
JAKARTA Dugaan kebocoran data pribadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mencuat di media sosial. Isu tersebut men
SAINS DAN TEKNOLOGI