BREAKING NEWS
Sabtu, 21 Februari 2026

BPS Buka Rekrutmen Mitra Statistik 2026, Pendaftaran Hanya 4 Hari

Raman Krisna - Rabu, 12 November 2025 14:46 WIB
BPS Buka Rekrutmen Mitra Statistik 2026, Pendaftaran Hanya 4 Hari
Gedung Badan Pusat Statistik. (Foto: BPS)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berperan serta dalam kegiatan survei dan sensus nasional melalui program Mitra Statistik 2026.

Pendaftaran program ini berlangsung singkat, hanya empat hari, mulai 11 hingga 14 November 2025.

Rekrutmen ini ditujukan bagi masyarakat yang ingin terlibat langsung dalam pengumpulan data resmi pemerintah, baik bagi calon mitra baru maupun mereka yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya.

Baca Juga:

Kepala BPS menjelaskan, calon Mitra Statistik wajib memenuhi sejumlah persyaratan, mulai dari status warga negara Indonesia, sehat jasmani dan rohani, disiplin, hingga kemampuan berkomunikasi dan bekerja sama dalam tim.

Kandidat juga diutamakan memiliki pendidikan minimal SMA/sederajat, menguasai perangkat digital, serta bersedia mengikuti pelatihan dan terikat kontrak kerja.

Tahapan seleksi Mitra Statistik 2026 dijadwalkan sebagai berikut:

- Registrasi: 11-14 November 2025

- Seleksi Administrasi: 11-17 November 2025

- Tes Kompetensi: 18-26 November 2025

- Seleksi Akhir: 26 November - 1 Desember 2025

- Submit Pakta Integritas: 2-5 Desember 2025

- Pengumuman: 9 Desember 2025

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BPSK Medan Dorong DPRD Sumut Perkuat Ranperda Perlindungan Konsumen
DPRD Sumut Inisiasi Ranperda Perlindungan Konsumen, BPSK Diminta Diperkuat
Lampung Menjadi Provinsi Dengan Inflasi Terendah Secara Nasional 0,30 %
BPS: 3 Sektor Ini Jadi Penopang Terbesar Lapangan Kerja Indonesia 2025
Pasokan Cabai dari Jawa Turunkan Inflasi Medan, Harga Cabai Merah Kini Terkendali
Harga Kebutuhan Pokok Melonjak, Inflasi Jakarta Capai 2,69% YoY
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru