Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
JAKARTA — Bank Syariah Indonesia (BSI) kembali menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2026 sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui program KUR BSI 2026, pelaku usaha berkesempatan memperoleh pembiayaan hingga Rp300 juta untuk mendukung pengembangan usaha produktif.
Program ini dirancang untuk mendorong peningkatan kapasitas usaha, baik untuk kebutuhan modal kerja harian maupun ekspansi bisnis.
Baca Juga:
BSI menawarkan skema pembiayaan berbasis syariah dengan tenor cicilan fleksibel, mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan, sehingga pelaku usaha dapat menyesuaikan pembayaran dengan arus kas.
Selain plafon pembiayaan yang relatif besar, KUR BSI 2026 juga dilengkapi dengan proses pengajuan yang dinilai praktis.
Pengajuan dapat dilakukan secara daring melalui platform Salam Digital BSI, maupun secara langsung di kantor cabang BSI terdekat.
Skema Angsuran KUR BSI 2026
Berdasarkan informasi yang tersedia, berikut gambaran angsuran KUR BSI 2026 untuk beberapa pilihan plafon:
Plafon Rp100 juta
Tenor 12 bulan: Rp8,5 juta per bulan
Tenor 24 bulan: Rp4,33 juta
Tenor 36 bulan: Rp2,94 juta
Tenor 48 bulan: Rp2,25 juta
Tenor 60 bulan: Rp1,83 juta
Plafon Rp200 juta
Tenor 12 bulan: Rp17 juta
Tenor 24 bulan: Rp8,66 juta
Tenor 36 bulan: Rp5,88 juta
Tenor 48 bulan: Rp4,5 juta
Tenor 60 bulan: Rp3,66 juta
Plafon Rp300 juta
Tenor 12 bulan: Rp25,5 juta
Tenor 24 bulan: Rp13 juta
Tenor 36 bulan: Rp8,83 juta
Tenor 48 bulan: Rp6,75 juta
Tenor 60 bulan: Rp5,5 juta
Syarat Pengajuan
BSI menetapkan sejumlah ketentuan bagi calon debitur KUR 2026.
Pemohon merupakan individu yang menjalankan usaha produktif dan layak, telah beroperasi minimal enam bulan, serta memiliki kolektibilitas kredit lancar.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.