BREAKING NEWS
Kamis, 19 Maret 2026

Pemerintah Pastikan Pasokan Pangan Cukup untuk Nyepi dan Idulfitri, Harga Terkendali

Adelia Syafitri - Rabu, 18 Maret 2026 20:23 WIB
Pemerintah Pastikan Pasokan Pangan Cukup untuk Nyepi dan Idulfitri, Harga Terkendali
Konferensi pers mengenai kesiapan infrastruktur dan pangan menjelang perayaan keagamaan, yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (18/3). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Pemerintah memastikan pasokan komoditas pangan strategis atau sembako untuk perayaan Nyepi dan Idulfitri 1447 Hijriah dalam kondisi cukup dan stabil.

Pasokan pangan diperkirakan dapat mencukupi kebutuhan masyarakat hingga bulan Mei 2026, dan harga barang-barang pokok akan tetap terkendali sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan hal tersebut dalam konferensi pers mengenai kesiapan infrastruktur dan pangan menjelang perayaan keagamaan, yang diselenggarakan di Jakarta pada Rabu (18/3).

Baca Juga:

"Seluruh komoditas strategis seperti beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai, daging ayam, daging sapi atau daging kerbau, telur, gula, dan minyak goreng menghadapi Idulfitri dalam kondisi aman," ujar Sudaryono.

Sudaryono juga menjelaskan bahwa pasokan beras, yang menjadi salah satu komoditas pangan utama, dipastikan cukup.

Cadangan beras pemerintah yang disimpan di gudang Bulog telah mencapai 4,09 juta ton, dan diperkirakan akan meningkat menjadi 6 juta ton.

Di sisi lain, pasokan beras yang beredar di masyarakat diperkirakan mencapai 12 juta ton, ditambah dengan proyeksi panen yang mencapai 12 juta ton.

Total ketersediaan beras diperkirakan mencapai 28 juta ton, yang diprediksi dapat bertahan hingga 324 hari atau sekitar 11 bulan ke depan.

"Jadi, kondisi pangan kita sangat kuat, sangat kuat," ujar Sudaryono, menambahkan bahwa ketahanan pangan Indonesia, khususnya beras, berada dalam posisi yang aman untuk jangka waktu yang lama.

Selain beras, beberapa komoditas pangan strategis lainnya juga dalam kondisi yang memadai.

Seperti jagung, cabai besar, cabai rawit, gula konsumsi, telur, dan daging ayam, yang diperkirakan akan mampu bertahan hingga Mei 2026.

Meskipun begitu, Sudaryono menekankan bahwa stok pangan ini terus diperbaharui dengan adanya panen yang terus berlangsung di berbagai daerah.

"Jadi, meskipun hingga Mei, stok pangan kita cukup, namun selalu ada produksi baru yang masuk, sehingga kami yakin kebutuhan masyarakat akan tetap tercukupi," tambahnya.

Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, juga memastikan bahwa pasokan pangan nasional dalam kondisi aman dan cukup untuk memenuhi kebutuhan sepanjang Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Sarwo Edhy menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengupayakan agar harga bahan pokok tetap stabil.

"Pemerintah terus memastikan ketersediaan pangan serta menjaga harga tetap stabil, agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap kebutuhan bahan pokok," jelasnya.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani perayaan Idulfitri dan Nyepi dengan penuh ketenangan tanpa perlu khawatir akan kelangkaan bahan pangan.*


(lp/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Tanjungbalai Apresiasi Peran Pemuda dalam Pembangunan Daerah, Ajak Sapma PP Terus Aktif Berkontribusi
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Khataman Al-Qur’an, Ajak Masyarakat Perkuat Keimanan
Tunjukkan Toleransi Beragama, Vihara Qi THIEN DA SENG Binjai Bagikan 150 Paket Sembako untuk Abang Becak dan Petugas Parkir Jelang Idul Fitri
Presiden Prabowo Sentil "Omon-omon" Program 3 Juta Rumah, Menteri Ara Siap Gebrak Perumahan Subsidi dengan Kebijakan Baru
Presiden Prabowo Tuding Pengkritik Dibiayai Pihak Asing, Adinda Muchtar: Sikap Inkonsisten dan Merendahkan Kebebasan Berpendapat
Jusuf Kalla Sebut Ada Dua Cara Pemerintah Hemat Anggaran di Tengah Ketegangan Geopolitik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru