BREAKING NEWS
Kamis, 16 April 2026

Bahlil Lapor ke Prabowo: RI Akan Dapat Pasokan Minyak Mentah dari Rusia

Adelia Syafitri - Kamis, 16 April 2026 19:33 WIB
Bahlil Lapor ke Prabowo: RI Akan Dapat Pasokan Minyak Mentah dari Rusia
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 April 2026. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia terkait hasil negosiasi kerja sama energi antara Indonesia dan Rusia.

Salah satu hasil utama pembahasan tersebut adalah kesepakatan pasokan minyak mentah yang diklaim telah memasuki tahap final.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan laporan itu disampaikan langsung Bahlil setelah melakukan pertemuan dengan utusan khusus Presiden Rusia Vladimir Putin serta Menteri Energi Rusia.

Baca Juga:

"Beliau melaksanakan rapat dengan utusan khusus Presiden Putin dan Menteri Energi Rusia, dan hasilnya dilaporkan kepada Bapak Presiden," kata Teddy di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 April 2026.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut Rusia menyatakan kesediaan memasok minyak mentah sekaligus membuka peluang investasi di sektor infrastruktur energi Indonesia.

Menurut dia, kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat ketahanan dan cadangan energi nasional.

"Kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia, dan mereka juga siap membangun beberapa infrastruktur penting untuk meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional," ujar Bahlil.

Selain minyak mentah, pemerintah juga mulai menjajaki kerja sama impor liquefied petroleum gas (LPG) dari Rusia.

Namun, Bahlil menyebut pembahasan tersebut masih berada pada tahap awal dan membutuhkan pembicaraan lanjutan.

"Kalau crude sudah hampir final, tapi untuk LPG masih butuh beberapa tahap komunikasi," kata dia.

Pemerintah menyebut langkah diversifikasi sumber energi dilakukan untuk mengantisipasi ketidakpastian global. Indonesia saat ini mengonsumsi sekitar 1,6 juta barel minyak per hari, sementara produksi domestik hanya sekitar 600 ribu barel.

"Di tengah kondisi global seperti ini, kita harus mencari cadangan minyak dari berbagai sumber, tidak hanya satu negara," ujar Bahlil.*

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Yusril: Polri Garda Terdepan Penegakan Hukum dalam Asta Cita Prabowo
Bahlil Pastikan Stok BBM dan LPG Aman, Tak Ada Kenaikan Harga: Sampai Selamanya
Pemkab Asahan Hadiri Paripurna HUT ke-78 Sumut, Tekankan Kolaborasi Pembangunan
Baru 6 Hari Menjabat, Ketua Ombudsman Hery Susanto Ditangkap Kejagung, Kasusnya Masih Misterius
Perintah Presiden Prabowo Subianto, Polri Bentuk Satgas Khusus Berantas Penyelundupan untuk Selamatkan Keuangan Negara
MTI Usul Transportasi Umum Gratis untuk Tekan Konsumsi BBM
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru