BREAKING NEWS
Kamis, 23 April 2026

BGN Klarifikasi Viral 19.000 Sapi untuk Program MBG, Tegaskan Hanya Simulasi Kebutuhan Menu

Nurul - Rabu, 22 April 2026 21:06 WIB
BGN Klarifikasi Viral 19.000 Sapi untuk Program MBG, Tegaskan Hanya Simulasi Kebutuhan Menu
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. (Foto: Dok. BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan klarifikasi terkait pernyataannya mengenai kebutuhan hingga 19.000 ekor sapi untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ia menegaskan angka tersebut bukan kondisi riil, melainkan hasil simulasi perhitungan kebutuhan apabila menu daging sapi dimasak serentak di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dadan menjelaskan, angka 19.000 ekor sapi muncul dari asumsi setiap SPPG yang memasak menu berbahan daging sapi membutuhkan sekitar satu ekor sapi dalam satu kali proses memasak.

Baca Juga:
"Ini hanya pengandaian. Kalau seluruh SPPG memasak daging sapi secara bersamaan, maka tinggal dikalikan jumlah SPPG," kata Dadan di Bekasi, Selasa (21/4/2026).

Ia menyebut, dalam satu kali proses memasak, kebutuhan daging sapi di satu SPPG berkisar 350–382 kilogram atau setara satu ekor sapi. Karena itu, angka kebutuhan nasional dapat terlihat besar jika dihitung secara serentak.

Dadan menegaskan BGN tidak pernah menerapkan menu seragam secara nasional dalam program MBG. Kebijakan ini, kata dia, diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan dan menghindari lonjakan permintaan bahan baku tertentu di pasar.

Menurutnya, pendekatan yang digunakan adalah fleksibilitas menu dengan memanfaatkan potensi pangan lokal di masing-masing daerah.

Ia juga mencontohkan pengalaman saat kegiatan makan bersama dalam peringatan ulang tahun Presiden Prabowo Subianto pada 17 Oktober lalu, ketika penyajian menu telur dalam jumlah besar berdampak pada kenaikan harga telur di pasaran.

"Hari itu butuh sekitar 36 juta butir telur atau 2.200 ton, dan harga sempat naik Rp3.000," ujarnya.

Karena itu, BGN menegaskan pentingnya pengaturan menu berbasis ketersediaan lokal agar program MBG tetap berjalan tanpa menimbulkan tekanan pada harga pangan nasional.*

(oz/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemerintah Targetkan 82,9 Juta Anak Terima Program Makan Bergizi Gratis pada 2026, Kini Sudah 62 Juta Tersalurkan
BBM dan Elpiji Naik, BGN Pastikan Kualitas Menu MBG Tetap Terjamin dan Aman
Pemerintah Naikkan Harga Acuan Penjualan Daging Sapi dan Kerbau, Ini Penyebabnya
Anggaran IT MBG Rp1,2 T Disorot, BGN Pastikan untuk Distribusi Gizi Tepat Sasaran
Bank Diminta Biayai Program Pemerintah, Ini Dampaknya ke Nasabah
Ratusan Santri Diduga Keracunan Menu MBG di Demak, Dapur SPPG Disegel Polisi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru