BREAKING NEWS
Kamis, 23 April 2026

Anggaran IT MBG Rp1,2 T Disorot, BGN Pastikan untuk Distribusi Gizi Tepat Sasaran

Adam - Selasa, 21 April 2026 15:24 WIB
Anggaran IT MBG Rp1,2 T Disorot, BGN Pastikan untuk Distribusi Gizi Tepat Sasaran
Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana buka suara terkait sorotan publik atas anggaran teknologi informasi (IT) program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut mencapai Rp1,2 triliun.

Dadan menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk pengembangan Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) serta layanan managed service perangkat berbasis Internet of Things (IoT).

"Penggunaan anggaran dilakukan dengan pengawasan ketat dan tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku," ujar Dadan dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:

Ia menegaskan keterlibatan Perum Peruri dalam proyek ini merupakan bagian dari langkah strategis negara. Menurutnya, Peruri kini telah bertransformasi menjadi perusahaan teknologi dengan sistem keamanan tinggi.

Selain itu, keterlibatan Peruri juga mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2019 serta Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 yang menetapkan peran perusahaan tersebut sebagai GovTech Indonesia.

Dadan memastikan seluruh proses kerja sama dilakukan secara transparan dan menjunjung prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG).

"Tidak ada celah penyimpangan karena ini menyangkut kedaulatan data gizi masyarakat Indonesia," tegasnya.

Lebih lanjut, ia merinci alokasi anggaran tersebut difokuskan pada dua kebutuhan utama. Pertama, pengembangan aplikasi SIPGN dengan nilai sekitar Rp550 miliar. Kedua, penyediaan layanan managed service perangkat IoT senilai kurang lebih Rp199 miliar.

Menurut Dadan, sistem ini nantinya akan memungkinkan pemantauan distribusi gizi secara real-time sehingga program MBG dapat berjalan lebih tepat sasaran.

"BGN berkomitmen agar sistem SIPGN dan layanan IoT ini dapat segera beroperasi maksimal untuk memastikan distribusi gizi tepat sasaran," ujarnya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri merupakan salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas generasi mendatang.*

(tm/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bank Diminta Biayai Program Pemerintah, Ini Dampaknya ke Nasabah
Ratusan Santri Diduga Keracunan Menu MBG di Demak, Dapur SPPG Disegel Polisi
Kepala BGN Sebut Rata-rata IQ Penduduk Indonesia 78, MBG Diarahkan Jadi Solusi Intervensi Gizi Sejak Dini untuk Cegah Stunting
KPK Bongkar Potensi Korupsi di Balik Program MBG Rp171 Triliun!
Disebut Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Penyebar Hoaks ke Polda Metro Jaya
Prabowo Sebut Ketua DPRD Se-Indonesia sebagai Patriot
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru