BREAKING NEWS
Jumat, 19 Juni 2026

Bappisus: Anggaran Program MBG Sudah Terencana, Tidak Ugal-ugalan

Raman Krisna - Sabtu, 25 April 2026 13:56 WIB
Bappisus: Anggaran Program MBG Sudah Terencana, Tidak Ugal-ugalan
Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto di Kompleks Istana, Jakarta, Kamis (4/9/2025). (foto: Kompas/Rahel)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, menanggapi kritik publik terkait anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belakangan menjadi sorotan dan viral di media sosial.

Aris menegaskan bahwa seluruh perencanaan anggaran program MBG telah melalui perhitungan dan koordinasi lintas pihak, sehingga tidak dilakukan secara sembarangan.

"Tidak ada yang ugal-ugalan. Semua sudah dihitung, diukur dengan baik, dimasak dengan baik, digodok dengan baik, dan dikoordinasikan dengan semua stakeholder," kata Aris di Jakarta Timur, Sabtu, 25 April 2026.

Baca Juga:

Ia menepis anggapan bahwa pengelolaan anggaran MBG dilakukan tanpa perencanaan matang.

Menurut dia, seluruh biaya dalam program tersebut telah disusun secara terstruktur dan tidak perlu menimbulkan kekhawatiran publik.

"Semua biaya MBG itu sudah terencana, jadi tidak usah khawatirlah," ujarnya.

Aris juga menegaskan bahwa Bappisus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program, termasuk jika ditemukan dugaan penyimpangan anggaran.

Ia menyebut setiap pelanggaran akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kalau ada penyelewengan, kita awasi. Yang tidak benar kita tindak, kita bereskan, kita tertibkan," kata dia.

Ia menambahkan, program MBG disebut sebagai salah satu program berskala besar dengan jumlah penerima manfaat yang telah mencapai lebih dari 60 juta orang dalam waktu relatif singkat.

Sebagai perbandingan, Aris menyebut Brasil membutuhkan waktu lebih dari satu dekade untuk menjangkau puluhan juta penerima manfaat dalam program serupa.

Sebelumnya, pengelolaan anggaran BGN dalam program MBG menuai sorotan publik.

Sejumlah pos anggaran, seperti pengadaan motor listrik, kaus kaki, hingga biaya rapat daring (Zoom) bernilai besar, dipertanyakan karena dinilai tidak proporsional.*


(d/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bappisus Ungkap 1.700 SPPG Disuspend, BGN Temukan Dugaan Pengurangan Porsi MBG
Purbaya Soroti Anggaran MBG Rp 335 Triliun, Minta Pengelolaan Lebih Efisien
OJK Tegaskan Tidak Ada Pemaksaan Dana Bank Himbara untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ini Penjelasannya
Prabowo Panggil Kapolri Listyo Sigit ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis Pemerintah
Marak Hoaks Program MBG, BGN: Tidak Sesuai Fakta di Lapangan
Pemekaran atau Perluasan Beban?
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru