Rencana Hibah Motor Listrik MBG untuk Guru Honorer di Daerah, DPR Setujui
JAKARTA Rencana pemanfaatan ribuan motor listrik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menumpuk di gudang mendapat sorotan baru. Pe
NASIONAL
BATU BARA – Kekecewaan masyarakat terhadap kinerja Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, dan Perdagangan (Disnakerprindag) Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, kini tidak lagi sekadar keluhan biasa.
Kondisi harga sembako bersubsidi yang tak kunjung stabil, ditambah kelangkaan barang di tingkat grosir, memicu gelombang kritik tajam yang diarahkan langsung kepada pemerintah daerah hingga pusat.
Di tengah berbagai klaim penertiban yang dilakukan instansi terkait, fakta di lapangan justru menunjukkan kondisi yang berbanding terbalik.
Baca Juga:
Angka ini dinilai jauh dari harapan, bahkan cenderung membebani masyarakat.
Lebih ironis lagi, sejumlah pedagang dan grosir mengaku mengalami keterbatasan stok.
Tidak sedikit warga yang harus berkeliling dari satu tempat ke tempat lain hanya untuk mendapatkan bahan pokok bersubsidi.
"Bukan hanya mahal, sekarang barangnya pun sulit didapat. Kami ini masyarakat kecil, sangat bergantung dengan sembako bersubsidi. Kalau begini terus, kami harus bagaimana?" ujar seorang ibu rumah tangga dengan nada lirih.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius terkait efektivitas pengawasan dan pengendalian distribusi oleh Disnakerprindag Kabupaten Batu Bara.
Masyarakat menilai, kegiatan inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan selama ini hanya bersifat seremonial dan tidak menyentuh akar permasalahan.
"Setiap ada sidak, seolah-olah masalah selesai. Tapi setelah itu, harga tetap mahal, bahkan barang jadi langka. Ini menunjukkan tidak ada tindakan nyata yang benar-benar berdampak," kata warga lainnya.
Upaya awak media untuk mengonfirmasi langsung kepada pihak Disnakerprindag pun menemui jalan buntu. Saat didatangi, kantor dinas tersebut dalam kondisi sepi.
Tidak ada satu pun pejabat penting yang berada di tempat, mulai dari kepala dinas, kepala bidang, hingga ketua satgas perdagangan. Sejumlah ruangan bahkan terlihat terkunci rapat.
Berdasarkan informasi dari staf yang berada di lokasi, para pejabat tersebut sedang berada di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Batu Bara.
Namun, absennya seluruh pejabat dalam waktu bersamaan justru menuai kritik keras dari masyarakat.
"Ini kantor pelayanan publik, bukan kantor pribadi. Masa saat masyarakat butuh, tidak ada satu pun pejabat yang bisa ditemui? Ini mencerminkan lemahnya komitmen pelayanan," ungkap seorang warga dengan nada kesal.
Kekecewaan yang menumpuk akhirnya berubah menjadi tuntutan terbuka.
Tidak hanya meminta evaluasi, masyarakat bahkan secara tegas mendesak agar Satgas Pangan dan tim yang disebut "cyber pangan" dibubarkan jika memang tidak mampu menjalankan fungsi sebagaimana mestinya.
"Kalau keberadaan Satgas Pangan dan cyber pangan hanya formalitas, tidak ada hasil nyata, lebih baik dibubarkan saja. Jangan habiskan anggaran tapi rakyat tetap menderita," tegas salah satu tokoh masyarakat.
Menurut warga, keberadaan tim pengawasan tersebut seharusnya mampu menjamin stabilitas harga dan kelancaran distribusi.
Namun, realita yang terjadi justru sebaliknya. Harga tetap tinggi, distribusi tersendat, dan pengawasan dinilai lemah.
Tak hanya itu, masyarakat juga mulai mencurigai adanya praktik tidak sehat di balik distribusi sembako bersubsidi.
Dugaan keterlibatan oknum atau "mafia sembako" pun mencuat, terutama karena pola yang dianggap janggal, yakni kelangkaan barang yang justru terjadi setelah pelaksanaan sidak.
"Setelah selesai sidak, barang malah hilang di pasaran. Ini bukan kebetulan. Kami menduga ada permainan. Pemerintah harus berani bongkar ini sampai tuntas," ujar warga lainnya.
Dalam curhatan yang disampaikan di depan kantor Disnakerprindag, masyarakat juga meminta perhatian langsung dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
JAKARTA Rencana pemanfaatan ribuan motor listrik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kini menumpuk di gudang mendapat sorotan baru. Pe
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara melakukan rotasi dan mutasi sejumlah kepala satuan (kasat) di jajaran polres wilayah hukumnya. Pergeseran jabat
NASIONAL
JAKARTA Polisi menangkap dua tersangka kasus dugaan tudingan ijazah palsu Presiden ke7 Joko Widodo, yakni Roy Suryo dan dr Tifa, pada Jum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden ke7 Joko Widodo disebut meminta Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk ikut mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Sub
POLITIK
JAKARTA Sebanyak 4.263 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan rencana aksi unjuk rasa mahasiswa yang akan berlangsung di sejumlah
PERISTIWA
MEKSIKO Timnas Meksiko menjadi negara pertama yang memastikan langkah ke babak 32 besar setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 1
OLAHRAGA
JAKARTA Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) meminta pemerintah melakukan kajian menyeluruh sebelum meratifikasi Konvensi Organisasi Perb
EKONOMI
OlehUdin SuchainiSELAMA lebih dari tiga dekade terakhir, kemiskinan dan dampak yang menyertainya hampir tidak pernah absen dari diskursus p
OPINI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami perubahan pada perdagangan Jumat, 19 Juni 2026. Harga emas lo
EKONOMI
JAKARTA Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (19/6/2026). Penguatan
EKONOMI