BREAKING NEWS
Selasa, 28 April 2026

Pemprov Sumut Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Kominfo Dorong Penyebaran Data Akurat

Abyadi Siregar - Senin, 27 April 2026 21:20 WIB
Pemprov Sumut Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026, Kominfo Dorong Penyebaran Data Akurat
Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan peluncuran Dashboard Analisis & Laporan Indikator Pencapaian (Dalian) di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Medan, Senin, 27 April 2026. (foto: Diskominfo Sumut)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

Kegiatan ini dinilai penting untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.

Dukungan tersebut disampaikan Dinas Kominfo Sumut melalui Kepala Bidang Statistik Sektoral, Ika Hardina Lubis, usai menghadiri sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 dan peluncuran Dashboard Analisis & Laporan Indikator Pencapaian (Dalian) di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Medan, Senin, 27 April 2026.

Baca Juga:

Ika menyatakan SE2026 menjadi momentum penting untuk memetakan kondisi perekonomian secara menyeluruh di Sumatera Utara.

Data yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

"Dinas Kominfo Sumut siap mendukung dari sisi penyebarluasan informasi dan penguatan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berjalan sukses," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha dalam memberikan data yang valid agar hasil sensus mencerminkan kondisi ekonomi riil di lapangan.

"Dengan kolaborasi yang kuat, Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Sumut," kata Ika.

Sementara itu, Kepala BPS Sumatera Utara Asim Saputra menyebut SE2026 akan menyediakan data terkait struktur ekonomi, karakteristik usaha, serta perkembangan ekonomi digital.

Ia menegaskan BPS kini berperan sebagai pengelola data nasional yang lebih komprehensif.

"Aspek utama yang kita kelola adalah data tunggal ekonomi nasional dan statistik bisnis register yang menjadi basis Sensus Ekonomi 2026," ujarnya.

Asim mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan sensus.

Namun, ia optimistis pelaksanaan SE2026 akan lebih baik dibanding sebelumnya, seiring pengalaman dari Regsosek 2022–2023, Sensus Pertanian 2023, serta pendataan UMKM.

Ia juga menyebut dukungan teknologi dan metode pendataan yang semakin maju menjadi faktor pendukung utama keberhasilan sensus.

BPS berharap seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan instansi terkait, aktif menyosialisasikan SE2026.

Kominfo Sumut sendiri disebut telah menyediakan 12 titik videotron untuk mendukung publikasi secara gratis.

Selain itu, BPS juga mendorong pelaku usaha untuk berpartisipasi secara mandiri dalam pengisian data sensus melalui aplikasi "Ngisi Bareng" (Ngibar) yang direncanakan diluncurkan pada 1 Mei 2026 oleh Presiden Prabowo.

Sensus Ekonomi 2026 akan berlangsung pada Mei hingga Agustus 2026 dengan target memperkuat basis data ekonomi nasional yang lebih akurat dan terintegrasi.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kemendikti Wacanakan Hapus Prodi Tak Relevan: Lulusan Keguruan Tinggi, Tapi Serapan Kerja Rendah
Menteri Imipas Tegas: Pegawai Lapas yang Terlibat Narkoba Akan Diproses Pidana!
119 Mahasiswa Magister Manajemen Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Ikuti Yudisium, Siap Terjun ke Dunia Profesional
Pemerintah Siap Umumkan Aturan Baru Outsourcing, Buruh Wajib Diangkat Tetap Setelah Setahun
LIRA Ungkap 7 Dugaan Pelanggaran dalam Penataan ASN di Pemkab Malang, Desak Kejari Bertindak
Kemenkop–Kemenimipas Teken MoU, Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Warga Binaan Lapas
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru