BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Prabowo Genjot Hilirisasi Ayam Nasional untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Swasembada Protein RI

Nurul - Sabtu, 09 Mei 2026 18:53 WIB
Prabowo Genjot Hilirisasi Ayam Nasional untuk Perkuat Ketahanan Pangan dan Swasembada Protein RI
Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat agenda ketahanan pangan nasional melalui percepatan hilirisasi sektor peternakan, salah satunya lewat pengembangan Proyek HAT. (Foto: avinews)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat agenda ketahanan pangan nasional melalui percepatan hilirisasi sektor peternakan, salah satunya lewat pengembangan Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT).

Program ini dipercepat sebagai bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan protein hewani dalam negeri sekaligus mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah tersebut dibahas dalam Forum Group Discussion (FGD) di Jakarta, Jumat (8/5/2026), yang melibatkan pemerintah, akademisi, badan riset, ilmuwan, hingga pelaku industri peternakan nasional.

Baca Juga:

Forum ini menjadi wadah penyusunan strategi besar pengembangan industri ayam terintegrasi agar lebih modern, mandiri, dan berdaya saing global.

Proyek HAT sendiri ditetapkan sebagai salah satu program prioritas nasional yang berada di bawah pengawalan Kementerian Pertanian.

Dalam forum tersebut hadir sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Tenaga Ahli Menteri Pertanian Ali Agus, Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian Harry Suhada, Dekan Fakultas Peternakan UGM Budi Guntoro, serta peneliti dari BRIN Delicia Yunita Rahman.

Direktur Utama PT Berdikari Maryadi menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat realisasi proyek tersebut.

"Kami membuka inovasi kolaborasi untuk membuat atau mendesain proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi agar tercipta seperti harapan kita semua," ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, akademisi, dan industri menjadi kunci dalam memperkuat kemandirian pangan nasional.

"Kami senang bisa membantu masyarakat, khususnya peternak rakyat, agar bisa berkolaborasi dengan semua stakeholder," tambahnya.

Melalui percepatan program ini, pemerintah berharap ketahanan pangan nasional semakin kuat dan target pembangunan jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.*

(oz/dh)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Terungkap! Kantor Judi Online di Hayam Wuruk Sudah Beroperasi 2 Bulan, 321 WNA Diamankan Polisi
Polri Bongkar Sindikat Judi Online Internasional di Jakarta, 321 WNA Ditangkap
Tim SAR Lanjutkan Pencarian 3 Pendaki Korban Erupsi Gunung Dukono di Tengah Letusan Susulan
Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Tembus 80 Persen, Gerindra Pimpin Elektabilitas
Bareskrim Gerebek Kantor di Hayam Wuruk, Ratusan WNA Diduga Terlibat Judol Internasional
Dua WNA Tewas di Puncak Gunung Dukono Saat Erupsi, Diduga Abaikan Larangan Pendakian
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru