BREAKING NEWS
Rabu, 20 Mei 2026

Pemko Medan Lindungi Ribuan Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan, Rico Waas: Driver Harus Kerja Tenang

Abyadi Siregar - Rabu, 20 Mei 2026 16:04 WIB
Pemko Medan Lindungi Ribuan Ojol dengan BPJS Ketenagakerjaan, Rico Waas: Driver Harus Kerja Tenang
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada ribuan pengemudi ojek online, Rabu (20/5/2026). (Foto: Dinas Kominfo Kota Medan)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Kota (Pemko) Medan memperkuat perlindungan bagi pekerja sektor informal dengan menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada ribuan pengemudi ojek online (ojol), Rabu (20/5/2026).

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara simbolis kepada para driver ojol di Gedung PKK Kota Medan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakasatlantas Polrestabes Medan, Plt Kadis Ketenagakerjaan Kota Medan Ramadan, pihak BPJS Ketenagakerjaan, serta Ketua Umum GODAMS Adam Zubir.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris salah seorang driver ojol yang meninggal dunia.

Baca Juga:

Rico Waas menegaskan profesi pengemudi ojek online saat ini menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga di tengah sulitnya lapangan pekerjaan formal. Namun, tingginya risiko kecelakaan di jalan membuat perlindungan sosial menjadi sangat penting.

"Di jalanan banyak hal yang tidak bisa diprediksi. Kita sudah hati-hati, tapi bisa saja jadi korban kelalaian orang lain. Karena itu perlindungan ini penting sebagai jaring pengaman keluarga," ujar Rico Waas.

Menurutnya, program BPJS Ketenagakerjaan bukan untuk mengharapkan musibah, melainkan bentuk antisipasi agar keluarga pekerja tetap terlindungi jika terjadi kecelakaan kerja maupun meninggal dunia.

Ia mencontohkan santunan yang diterima keluarga almarhum Rajali, seorang driver ojol di Medan. Total santunan mencapai Rp232 juta, terdiri dari santunan kematian Rp70 juta dan bantuan beasiswa pendidikan bagi dua anak hingga perguruan tinggi.

"Kalau kepala keluarga tidak terlindungi, bagaimana masa depan anak dan istrinya. Inilah manfaat perlindungan sosial," katanya.

Rico menjelaskan program tersebut dibiayai melalui APBD Kota Medan sebagai bentuk kehadiran pemerintah bagi pekerja informal. Dari total 17.851 pekerja informal penerima bantuan iuran BPJS, sebanyak 8.779 di antaranya merupakan pengemudi transportasi online.

"Ini komitmen kami agar para driver keluar rumah mencari rezeki dengan perasaan aman dan tenang," jelasnya.

Selain penyerahan kartu BPJS, kegiatan itu juga dirangkai dengan pencanangan Gerakan Aman Berkendara. Rico Waas mengimbau para pengemudi ojol menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan memastikan kendaraan layak jalan serta menggunakan perlengkapan standar keselamatan.

Ia juga membuka ruang komunikasi bagi para driver untuk melaporkan persoalan di lapangan, termasuk praktik parkir liar maupun intimidasi yang mengganggu aktivitas mereka.

"Kita ingin pemerintah, aparat, dan pengemudi terkoneksi. Kalau ada masalah di lapangan, segera laporkan," tegas Rico.

Melalui sinergi Pemko Medan, BPJS Ketenagakerjaan, dan komunitas ojol, pemerintah berharap para pengemudi dapat bekerja dengan lebih aman dan terlindungi demi menjaga keberlangsungan ekonomi keluarga.*

(dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wali Kota Medan Pimpin Harkitnas ke-118, Tekankan Perlindungan Generasi Muda di Ruang Digital
Rico Waas Apresiasi Peran Syekh Ali Akbar Marbun dalam Pembinaan Umat
Rangkap Peran, Dirut BUMD Medan Masih Muncul di Ruang Sidang sebagai Advokat
Eks TNI Jadi Bandar S* di Medan, Ditangkap Polisi di Kontrakan
Jelang HUT Kota Medan, Rico Waas Dukung Turnamen Padel “Padel untuk Semua”
WNA Terlibat Home Industry Vape N**** di Medan, Polisi Dalami Jaringan Internasional
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru