BPBD Binjai Turunkan Satgas Bersihkan Drainase di Limau Mungkur, Antisipasi Banjir Saat Musim Hujan
BINJAI Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai mengerahkan puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) untuk melaksanakan goto
PEMERINTAHAN
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) menjadi instrumen utama pemerintah untuk melindungi rakyat dan menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah meningkatnya ketidakpastian global.
Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rapat Paripurna DPR RI ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025–2026 dalam agenda penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (20/5/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti kondisi geopolitik dan geoekonomi dunia yang saat ini dipenuhi konflik, ketegangan hingga peperangan di sejumlah kawasan seperti Eropa dan Timur Tengah.Baca Juga:
Menurutnya, situasi global tersebut memberi dampak besar terhadap ekonomi berbagai negara, termasuk Indonesia.
"Kita sekarang sebagai bangsa menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi yang penuh dengan konflik, ketegangan, dan ketidakpastian," ujar Prabowo.
Prabowo mengatakan, perang yang terjadi di sejumlah wilayah dunia meski berada jauh dari Indonesia tetap berdampak terhadap rantai pasok global, harga energi, hingga stabilitas ekonomi nasional.
Karena itu, pemerintah harus hadir dan memastikan masyarakat tetap terlindungi dari tekanan ekonomi global yang terus berkembang.
"APBN adalah alat untuk melindungi rakyat, alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa," tegasnya.
Prabowo juga menilai APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara, melainkan instrumen perjuangan untuk menjaga kesejahteraan rakyat serta memastikan pembangunan nasional tetap berjalan.
Selain menjaga stabilitas ekonomi, pemerintah juga berupaya mempertahankan daya beli masyarakat di tengah tekanan inflasi dan pelemahan ekonomi dunia.
Presiden menegaskan dirinya memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menjaga keselamatan rakyat Indonesia dan memastikan negara tetap mampu menghadapi tantangan global.
"Saya bertanggung jawab untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia dan memajukan kesejahteraan rakyat," katanya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo turut menyinggung pentingnya pengelolaan fiskal yang hati-hati agar Indonesia tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi di tengah gejolak dunia.
Pemerintah bersama Bank Indonesia dan otoritas terkait disebut terus memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi, serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.*
(k/dh)
BINJAI Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Binjai mengerahkan puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) untuk melaksanakan goto
PEMERINTAHAN
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depicab SOKSI) Kota Binjai menggelar bakti sosial berupa sun
NASIONAL
MEDAN Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 tahun 2026 hadir dengan konsep baru yang lebih modern, nyaman, dan estetik. Mengusung seman
PARIWISATA
JAKARTA Rentetan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sembilan kepala daerah sepanjan
NASIONAL
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, angkat bicara terkait sorotan publik terhadap penunjukan sejumla
PEMERINTAHAN
MEDAN Kemacetan parah terjadi di ruas Jalan MedanBerastagi, Sumatera Utara, pada Sabtu (4/7/2026) malam hingga Minggu (5/7/2026) pagi.
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menetapkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara
NASIONAL
JAKARTA Korban tewas dalam operasi penggerebekan bandar narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, kembali bertambah. Aiptu Sumar
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Tim Nasional (Timnas) Indonesia menargetkan penampilan maksimal saat berlaga di kandang maupun tandang pada ajang Piala AFF 2026
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan sebanyak 55 keping logam platinum dengan total berat sekitar 55 kilogram saat melak
HUKUM DAN KRIMINAL