BREAKING NEWS
Rabu, 20 Mei 2026

Prabowo Tertibkan Ekspor SDA, Menperin: Tidak Ada Lagi Transfer Pricing

Adelia Syafitri - Rabu, 20 Mei 2026 17:49 WIB
Prabowo Tertibkan Ekspor SDA, Menperin: Tidak Ada Lagi Transfer Pricing
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Dok. Kemenperin)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita optimistis kebijakan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) melalui BUMN khusus mampu meningkatkan penerimaan negara sekaligus menekan praktik kecurangan perdagangan.

Kebijakan tersebut sebelumnya diumumkan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN 2027 di DPR RI.

Agus mengatakan pemerintah selama ini menyadari masih banyak kebocoran dalam sistem perdagangan ekspor nasional, mulai dari praktik under-invoicing, under-counting hingga transfer pricing yang dinilai merugikan negara.

Baca Juga:

"Kalau tidak ada lagi under-invoicing, terus tidak ada lagi under-counting, dan yang sebagainya itu pasti pemasukan bagi negara, income bagi negara itu akan apa adanya," kata Agus di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, langkah pembentukan badan eksportir tunggal menjadi upaya serius pemerintah memperbaiki tata kelola perdagangan komoditas strategis nasional.

Ia menilai kebijakan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan penerimaan negara, tetapi juga memberi kepastian bagi industri hilir dalam menyusun perencanaan bisnis.

Agus mencontohkan pencatatan ekspor batu bara maupun crude palm oil (CPO) yang lebih akurat akan membantu pelaku industri downstream mendapatkan data riil terkait pasokan dan distribusi komoditas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengumumkan pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas SDA.

Dalam kebijakan itu, pemerintah menunjuk PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai eksportir tunggal sejumlah komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit, batu bara dan ferro alloy.

Pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat memperkuat transparansi, meningkatkan devisa negara serta meminimalisasi praktik perdagangan ilegal yang selama ini terjadi di sektor ekspor nasional.*

(an/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Tegas ke Menkeu: Pimpinan Bea Cukai Tak Mampu Segera Diganti
Prabowo Wajibkan Ekspor Minyak Sawit dan Batu Bara Lewat BUMN, Devisa Rp1.100 Triliun Jadi Sorotan
Diduga Cekcok di Tempat Hiburan Malam, Prajurit TNI Tewas Ditembak Rekannya di Palembang
Stok Beras Nasional Diproyeksi Tembus 5,5 Juta Ton Akhir Mei 2026, Mentan Amran Sebut Tertinggi Sepanjang Sejarah RI
Purbaya Respons Protes Pengusaha China ke Prabowo soal DHE SDA, Tegaskan Kepentingan Negara Prioritas
Bupati Labusel Hadiri Musda KNPI, Tekankan Peran Strategis Pemuda dalam Pembangunan Daerah
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru