BREAKING NEWS
Minggu, 24 Mei 2026

Prabowo: Pemerintah Prioritaskan Proyek Produktif, Pembangunan Kantor Ditunda

Dharma - Minggu, 24 Mei 2026 12:06 WIB
Prabowo: Pemerintah Prioritaskan Proyek Produktif, Pembangunan Kantor Ditunda
Presiden Prabowo Subianto, saat menghadiri panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan, Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

KEBUMEN Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memprioritaskan pembangunan proyek-proyek yang bersifat produktif dan berdampak langsung terhadap perekonomian masyarakat. Sementara itu, pembangunan gedung atau kantor pemerintahan disebut tidak menjadi fokus utama untuk saat ini.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK), Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kabupaten Kebumen, Sabtu (23/5/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa arah pembangunan harus menghasilkan nilai tambah dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.

Baca Juga:

"Saya kira nanti dalam bulan-bulan yang akan datang kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif. Semua yang produktif akan kita jalankan," kata Prabowo.

Menurutnya, ukuran keberhasilan proyek pembangunan tidak hanya dilihat dari besarnya anggaran atau megahnya infrastruktur, melainkan dari manfaat nyata bagi rakyat.

"Produktif artinya harus menghasilkan nilai tambah," ujarnya.

Prabowo menjelaskan, terdapat dua indikator utama dalam menentukan prioritas proyek pemerintah, yakni penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat.

"Yang boleh kita dukung, yang harus kita jalankan adalah proyek-proyek yang produktif. Produktif batasan produktif apa? Menciptakan lapangan kerja untuk rakyat kita," tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan harus mampu memperkuat perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat secara langsung.

"Menambah kekayaan bangsa Indonesia, menambah penghasilan rakyat kita. Itu arti produktif," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan pembangunan gedung pemerintahan tetap diperlukan, namun tidak boleh menjadi prioritas utama jika tidak memberikan dampak ekonomi yang signifikan.

"Jadi, maaf, kita sekarang agak tundalah bangun banyak kantor-kantor. Kantor-kantor itu perlu, tapi jangan ada kantor enggak ada produktivitas," ujarnya.

Prabowo menambahkan, pemerintah akan lebih fokus pada pengembangan sektor pangan dan perikanan yang dinilai mampu memberikan dampak luas, termasuk peningkatan ekspor dan devisa negara.*

(k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dubes RI di Arab Saudi Apresiasi Kesiapan Haji 2026, Sebut Sistem Komando Makin Baik
Bos PLN Minta Maaf, Ungkap Penyebab Blackout Massal di Sumatera hingga Aceh
Penyeberangan Jakarta-Malahayati Segera Beroperasi, Biaya Logistik Aceh Dipangkas
Pemprov Aceh Gelar Bimtek SPM Pascabencana di Lhokseumawe, Perkuat Layanan Dasar
Pro dan Kontra Penunjukan WNA Australia sebagai Dirut BUMN Ekspor SDA Indonesia
Pemkot Pematangsiantar Siapkan Rp3 Miliar Bangun Gedung Yanma Polda Sumut
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru