Wamenkeu: Ekonomi RI Kuat, Jauh dari Risiko Krisis Seperti 1998
JAKARTA Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kuat dan jau
EKONOMI
JAKARTA – Harga sejumlah bahan pangan terpantau mengalami kenaikan tajam menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. Lonjakan terjadi pada komoditas utama seperti bawang, cabai, hingga daging yang tercatat naik signifikan di pasar.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dikutip Senin (25/5/2026), kenaikan paling tinggi terjadi pada bawang merah yang melonjak 43,47 persen menjadi Rp68.150 per kilogram.
Tak hanya itu, bawang putih juga ikut naik 32,6 persen menjadi Rp51.250 per kilogram, menambah tekanan pada biaya dapur rumah tangga menjelang hari besar keagamaan.Baca Juga:
Untuk komoditas beras, seluruh jenis kualitas mengalami pergerakan harga. Beras kualitas bawah I naik 2,75 persen menjadi Rp14.950 per kilogram, sementara kualitas bawah II naik hampir 10 persen menjadi Rp16.000 per kilogram.
Beras kualitas super I juga tercatat naik 10,34 persen menjadi Rp19.200 per kilogram, meski beberapa jenis lainnya masih cenderung stabil.
Sementara itu, harga cabai menjadi sorotan utama. Cabai merah besar melesat 65,31 persen menjadi Rp91.250 per kilogram, menjadikannya salah satu kenaikan tertinggi dalam periode ini. Cabai merah keriting juga naik 24,34 persen menjadi Rp65.650 per kilogram.
Namun berbeda dengan jenis lainnya, cabai rawit hijau justru turun 35,03 persen menjadi Rp34.490 per kilogram, disusul cabai rawit merah yang turun 7,67 persen menjadi Rp66.250 per kilogram.
Di sektor protein, harga daging ayam ras segar naik 35,83 persen menjadi Rp52.500 per kilogram. Daging sapi kualitas I juga meningkat 14,9 persen menjadi Rp170.000 per kilogram, sementara kualitas II naik 18,41 persen menjadi Rp165.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada gula pasir premium yang naik 23,27 persen menjadi Rp24.900 per kilogram. Sementara minyak goreng dan beberapa komoditas lain tercatat bergerak variatif dengan sebagian mengalami kenaikan dan penurunan tipis.
Lonjakan harga pangan ini diperkirakan dipengaruhi meningkatnya permintaan menjelang Idul Adha, yang biasanya mendorong konsumsi rumah tangga dan distribusi pasar lebih tinggi dari hari normal.*
(oz/dh)
JAKARTA Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini berada dalam posisi yang kuat dan jau
EKONOMI
TANJUNGBALAI Ada yang spesial pada apel pagi hari senin (25/5/2026) yang dipimpin Asisten Administrasi dan Umum Setdako Tanjungbalai Wal
PEMERINTAHAN
BINJAI Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Binjai melaksanakan pelantikan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah seKota Binjai period
NASIONAL
JAKARTA Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah mengungkap adanya selisih besar dalam data perdagangan Indonesia dengan sejumlah negara mitra dagang utama, yang nila
EKONOMI
BATU BARA Kecamatan Tanjung Tiram kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Gebyar PBBP2 Tahun 2026. Di bawah kepemimpinan P
PEMERINTAHAN
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyatakan kesiapan untuk mengkolaborasikan pameran kerajinan internasional I
EKONOMI
JAKARTA Luhut Binsar Pandjaitan mendorong penerapan sistem berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk memperkuat peng
EKONOMI
JAKARTA Airlangga Hartarto membandingkan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam dua dekade terakhir. Ia
EKONOMI
JAKARTA PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Sumatera telah kembali normal dan stabil setelah insiden blackout yang sempat mel
NASIONAL