BREAKING NEWS
Sabtu, 30 Mei 2026

Menkop Ferry Sebut Koperasi Desa Merah Putih Bisa Jadi Pusat Ekonomi Baru di Daerah

gusWedha - Sabtu, 30 Mei 2026 12:32 WIB
Menkop Ferry Sebut Koperasi Desa Merah Putih Bisa Jadi Pusat Ekonomi Baru di Daerah
Menteri Koperasi Ferry Juliantono, saat menghadiri dialog bersama pengurus KDKMP Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, di Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas, Jumat (29/5/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MAUMERE – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Program tersebut diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang bertumpu pada potensi lokal di tingkat desa dan kelurahan.

Pernyataan itu disampaikan Ferry saat menghadiri dialog bersama pengurus KDKMP Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, di Kantor Pusat KSP Kopdit Obor Mas, Jumat (29/5/2026).

Dalam dialog yang dihadiri unsur pemerintah daerah, pengurus koperasi, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sikka tersebut, Ferry menegaskan bahwa koperasi kini menjadi instrumen strategis pemerintah dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat dari akar rumput.

Baca Juga:

Menurutnya, KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai lembaga administrasi, tetapi harus berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif yang mampu menggerakkan sektor perdagangan, distribusi, dan usaha berbasis potensi daerah.

"Barang-barang yang dijual di KDKMP diprioritaskan produk lokal asli wilayahnya," tegas Ferry.

Ia menilai pemanfaatan produk lokal akan memperkuat rantai ekonomi daerah sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat desa.

Ferry juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sikka yang dinilai aktif membangun sinergi antara pemerintah daerah dan gerakan koperasi dalam menciptakan sistem ekonomi rakyat yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, Menkop turut menyoroti perkembangan KSP Kopdit Obor Mas yang berhasil tumbuh menjadi salah satu koperasi terbesar di kawasan timur Indonesia. Dengan aset yang hampir mencapai Rp2 triliun, Obor Mas dinilai menjadi bukti bahwa koperasi mampu berkembang secara profesional dan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat.

Hadir dalam kegiatan itu antara lain Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago, Direktur Utama LPDB Krisdiyanto, serta unsur Forkopimda Kabupaten Sikka.

Data yang dipaparkan dalam dialog menyebutkan saat ini terdapat 31 titik pembangunan KDKMP yang sedang berjalan di Kabupaten Sikka. Pemerintah menilai perkembangan tersebut menjadi sinyal positif bahwa koperasi mulai bergerak sebagai motor penggerak ekonomi baru di wilayah pedesaan.

Ferry mengingatkan pentingnya penerapan tata kelola koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Koperasi harus mampu membantu masyarakat melalui penguatan usaha produktif, peningkatan literasi keuangan, serta pengembangan usaha desa," ujarnya.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Irdam I/BB Tinjau KDKMP dan Jembatan Garuda di Labuhanbatu, Pastikan Siap Dimanfaatkan Warga
Sumut Bentuk 6.100 Koperasi Merah Putih, 98 Persen Sudah Terintegrasi Sistem Digital
Menkop Ferry Apresiasi Kritik Publik soal KDKMP, Janjikan Evaluasi Menyeluruh
Wamenkop Farida Dorong Mahasiswa UNNES Jadi Penggerak Koperasi Desa dan Cetak Manajer Profesional
Siswa MI di Sidoarjo Kirim Surat ke Prabowo: Terima Kasih Makan Bergizi Gratis, Pak
Pangdam I/BB: 353 Koperasi Desa di Sumut Sudah Siap Jalan, Tambahan 2.030 Unit Dibangun Juli 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru