Dalam upaya mengejar target pertumbuhan ekonomi 8 persen, pemerintah akan mengarahkan belanja negara untuk memperkuat produktivitas nasional, termasuk pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, layanan publik, dan perlindungan sosial.
Selain itu, pemerintah juga mulai mengalihkan peran pembiayaan investasi strategis ke lembaga pengelola investasi, sementara APBN difokuskan pada fungsi pelayanan publik dan stabilitas kesejahteraan masyarakat.
"Kapasitas fiskal harus digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," kata Suahasil.*