Hanura Binjai–Langkat Sembelih Dua Sapi Kurban Idul Adha, LSM GMAS Resmi Bergabung ke Barisan Partai
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat memperingati Idul Adha 1447 Hijria
POLITIK
JAKARTA – Pemadaman listrik massal atau blackout yang sempat melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada pertengahan Mei 2026 kembali menyoroti kerentanan sistem kelistrikan nasional di tengah meningkatnya variabilitas cuaca akibat perubahan iklim.
Pengamat sistem tenaga listrik dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Kevin Marojahan Banjar Nahor, menilai gangguan pada jaringan interkoneksi tidak bisa dilepaskan dari faktor lingkungan yang semakin tidak stabil.
Menurut dia, infrastruktur transmisi tegangan tinggi sangat sensitif terhadap perubahan temperatur, angin, curah hujan, hingga kelembapan udara.Baca Juga:
"Dalam sistem tenaga modern, kondisi cuaca menjadi salah satu parameter penting yang diperhitungkan dalam pengoperasian jaringan transmisi," kata Kevin dalam keterangan tertulis, Sabtu, 30 Mei 2026.
Ia menjelaskan, perubahan pola iklim membuat variabilitas cuaca semakin dinamis dan sulit diprediksi.
Kondisi ini menuntut operator sistem tenaga listrik untuk memperhitungkan lebih banyak dynamic operating condition dalam menjaga stabilitas jaringan interkoneksi berskala besar seperti di Sumatera.
"Perubahan iklim tidak selalu berarti satu kejadian ekstrem langsung menyebabkan gangguan sistem. Namun variabilitas cuaca yang meningkat dapat menambah tantangan dalam pengoperasian jaringan transmisi," ujarnya.
Kevin menambahkan, gangguan pada sistem interkoneksi bersifat probabilistik dan umumnya tidak dipicu oleh satu faktor tunggal, melainkan kombinasi berbagai faktor yang terjadi secara bersamaan.
Dalam kondisi tertentu, gangguan lokal bahkan dapat berkembang menjadi gangguan berantai (cascading disturbance) yang berujung pada blackout.
Ia menyebut sistem proteksi otomatis pada jaringan listrik memang dirancang untuk mencegah kerusakan lebih besar pada pembangkit maupun transmisi.
Namun, semakin besar skala interkoneksi, semakin tinggi pula kompleksitas pengelolaannya.
"Ketika kestabilan sistem terganggu, sistem proteksi akan bekerja otomatis untuk mencegah risiko kerusakan yang lebih besar sembari mencegah blackout total," kata dia.
BINJAI Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Binjai dan Kabupaten Langkat memperingati Idul Adha 1447 Hijria
POLITIK
JAKARTA Ketua Majelis Etik Ombudsman Jimly Asshiddiqie mengungkapkan adanya perbedaan data terkait jumlah dugaan kasus korupsi yang menjer
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan menggerebek delapan gudang penampungan kendaraan bermotor di Kabupaten Deli Serdang, Sum
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri kembali menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan mene
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menunjuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono
NASIONAL
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada periode perdagangan 2529 Mei 2026. Pelemahan indeks saham acuan di
EKONOMI
JAKARTA Kinerja ekspor minyak kelapa Indonesia dinilai masih menunjukkan ketahanan di tengah tekanan pasokan global dan fluktuasi produk
PERTANIAN AGRIBISNIS
JAKARTA Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri disebut akan menghadiri upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di
NASIONAL
MEDAN Kasus pembunuhan yang melibatkan anak di bawah umur kembali mencuat di Kota Medan. Seorang anak perempuan berinisial Al (12) didug
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemadaman listrik massal atau blackout yang sempat melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada pertengahan Mei 2026 kembali menyor
PERISTIWA