BREAKING NEWS
Minggu, 31 Mei 2026

Prabowo Impor Susu dan Daging Sapi dari Prancis, Macron Beri Apresiasi

Nurul - Minggu, 31 Mei 2026 13:07 WIB
Prabowo Impor Susu dan Daging Sapi dari Prancis, Macron Beri Apresiasi
Presiden Prancis Emmanuel Macron (kiri) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto berjabat tangan usai konferensi pers di Istana Merdeka di Jakarta pada 28 Mei 2025. (Foto: Bay Ismoyo/AFP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Presiden Prancis, Emmanuel Macron, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas kebijakan pembukaan akses pasar Indonesia bagi produk susu dan daging sapi asal Prancis.

Apresiasi tersebut disampaikan Macron dalam pertemuan bilateral kedua kepala negara yang membahas penguatan kerja sama ekonomi, pangan, dan pertahanan antara Indonesia dan Prancis.

Macron menilai langkah Indonesia membuka akses impor produk peternakan dari Prancis sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kualitas pangan bagi masyarakat.

Baca Juga:

"Betapa senangnya kami atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor susu dan daging sapi kami, yang juga mendukung strategi kedaulatan pangan Anda," kata Macron sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden RI, Minggu, 31 Mei 2026.

Selain sektor pangan, Macron menegaskan komitmen Prancis untuk terus memperkuat hubungan ekonomi dengan Indonesia.

Salah satu bentuk kerja sama yang didorong adalah penyelesaian perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa atau Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Menurut Macron, kerja sama ekonomi yang semakin erat akan memberikan manfaat bagi kedua negara, terutama di tengah tantangan ekonomi global yang terus berkembang.

Dalam pertemuan tersebut, Macron juga menyoroti perkembangan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Prancis.

Ia menyebut kedatangan pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia sebagai bukti nyata hubungan strategis yang semakin kuat.

Menurut Macron, kerja sama pertahanan yang telah terjalin menunjukkan komitmen kedua negara untuk memperluas kemitraan strategis di berbagai sektor.

"Kemarin ini ada pesawat tempur Rafale yang pertama yang baru tiba di Indonesia, yang menjadi bukti dari hubungan ini dan diskusi hari ini, ini juga adalah bukti keinginan untuk terus maju di jalur ini," ujarnya.

Macron menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis penting bagi Prancis di kawasan Indo-Pasifik.

Karena itu, Paris berkomitmen memperdalam hubungan bilateral dengan Jakarta di bidang ekonomi, pertahanan, teknologi, hingga stabilitas kawasan.

Ia juga menilai hubungan Indonesia dan Prancis memiliki peran penting dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks.

Pertemuan kedua pemimpin negara tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kemitraan strategis Indonesia-Prancis yang selama beberapa tahun terakhir terus berkembang, baik dalam sektor perdagangan, investasi, pertahanan, maupun ketahanan pangan.*


(bb/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jokowi Keliling Indonesia Mulai Juni 2026, Pengamat: Ahli Pencitraan
Prabowo Ingin Bahasa Perancis Diajarkan di Sekolah, DPR: Gurunya Ada Tidak?
Bima Arya Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Hadapi Indonesia Emas 2045
WHO Umumkan Darurat Ebola, Indonesia Bergerak Perkuat Sistem Deteksi Dini
Pemerintah Bisa Setop Ekspor Minyak dalam Kondisi Darurat, Ini Aturan Barunya
Usai Libur Iduladha, Harga Cabai dan Bawang Kompak Meroket
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru