Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Bank Dunia juga mencatat ketidaktepatan sasaran subsidi, dengan 20 persen rumah tangga terkaya menikmati lebih dari separuh manfaat subsidi BBM.
Bank Dunia merekomendasikan reformasi subsidi energi, termasuk penyesuaian harga secara bertahap, bantuan tunai terarah kepada kelompok miskin, serta pengalihan anggaran ke perlindungan sosial dan investasi publik.
Langkah tersebut dinilai dapat menghasilkan penghematan fiskal hingga 2,1 persen dari PDB dalam jangka menengah.
Laporan itu menegaskan bahwa tantangan utama Indonesia bukan hanya menjaga pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memastikan kualitas belanja negara agar lebih produktif.
"Tantangan kebijakan ada dua: menjaga stabilitas ekonomi jangka pendek dan mempercepat reformasi untuk meningkatkan produktivitas jangka menengah," tulis Bank Dunia.*
(km/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.