BREAKING NEWS
Selasa, 22 September 2026

Pemerintah Klaim Berhasil Pangkas Pemborosan APBN Senilai Rp300 Triliun

Dharma - Sabtu, 13 Juni 2026 19:29 WIB
Pemerintah Klaim Berhasil Pangkas Pemborosan APBN Senilai Rp300 Triliun
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari. (foto: Dok. KSP)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Kabakom) RI, Muhammad Qodari, mengklaim pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah melakukan penghematan anggaran negara hingga Rp 300 triliun.

Penghematan itu disebut sebagai bagian dari upaya mengurangi pemborosan dan kebocoran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Qodari mengatakan, kebijakan efisiensi tersebut juga menjadi jawaban atas salah satu tuntutan aksi mahasiswa yang mengkritik penggunaan APBN dalam demonstrasi pada Jumat, 12 Juni 2026.

Baca Juga:

"Mengenai tuntutan terkait pemborosan APBN, pemerintah justru menghentikan berbagai pemborosan di sejumlah sektor," kata Qodari dalam keterangan tertulis, Sabtu, 13 Juni 2026.

Ia menjelaskan, sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo, sejumlah pos belanja negara yang dinilai tidak mendesak telah dipangkas.

Dari langkah tersebut, pemerintah mengklaim berhasil mencatat efisiensi anggaran sekitar Rp 300 triliun.

Selain efisiensi belanja, Qodari juga menyebut pemerintah tengah memperkuat upaya menutup potensi kebocoran penerimaan negara dan memperbaiki pengelolaan aset negara.

Salah satu langkah yang disebut adalah pembentukan Danantara sebagai instrumen untuk memperkuat tata kelola kekayaan negara.

"Presiden Prabowo berada di garis terdepan dalam melawan kebocoran anggaran," ujarnya.

Meski demikian, Qodari menegaskan bahwa penyampaian aspirasi mahasiswa tetap bagian dari proses demokrasi yang wajar.

Pemerintah, kata dia, tetap terbuka terhadap kritik dan masukan dari publik.

"Tentu kita ingin mendengarkan masukan dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk mahasiswa," katanya.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa menggelar aksi di Jakarta dengan membawa tuntutan evaluasi kebijakan APBN, termasuk desakan pengendalian harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak.*


(km/ad)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
BCA Buka KUR 2026: Pinjaman Rp100 Juta, Cicilan Mulai Rp1,9 Juta per Bulan
Bank Dunia: Kelas Menengah Indonesia Menyusut Drastis Sejak 2018
Polda Sumut Limpahkan Dua Tersangka Suap Proyek Internet Diskominfo Tebingtinggi ke Kejaksaan
Diduga Penyusup Aksi Mahasiswa di Bundaran HI, Polisi Tetapkan Pria Pembawa Bom Molotov sebagai Tersangka
Bank Dunia: Ekonomi Indonesia Tumbuh, Tapi Ruang Fiskal Makin Menyempit
Medan Siap Gelar Rakernas APEKSI dan HUT ke-436, Pemko Ajak Pelaku Usaha dan Warga Bersinergi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru