Rupiah ditutup melemah 38 poin ke Rp 18.060 per dolar AS
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (22/10/2026). Rupiah turun 38 poin
EKONOMI
JAKARTA – Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (13/7/2026). Mata uang Garuda terkoreksi 44 poin atau 0,24 persen ke level Rp18.109 per dolar AS, dipengaruhi kombinasi sentimen global dan faktor domestik.
Analis Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah masih didorong meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah kedua negara dilaporkan saling melancarkan serangan rudal dan drone.
Menurutnya, Iran juga kembali menyatakan penutupan Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi salah satu pusat distribusi energi dunia. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap terganggunya pasokan minyak global.Baca Juga:
"Eskalasi konflik tersebut memunculkan kembali keraguan terhadap keberlangsungan perjanjian sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang ditandatangani bulan lalu," ujar Ibrahim, Senin (13/7/2026).
Ketidakpastian geopolitik membuat pelaku pasar kembali mencari aset yang dianggap lebih aman, sehingga memperkuat posisi dolar AS terhadap sejumlah mata uang, termasuk rupiah.
Selain konflik di Timur Tengah, pasar juga mencermati sikap bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve) yang diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu lebih lama.
Risalah rapat Federal Reserve pada Juni menunjukkan sebagian pejabat masih membuka peluang kenaikan suku bunga karena risiko inflasi dinilai belum sepenuhnya mereda. Pertemuan The Fed berikutnya dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Juli 2026.
Di sisi lain, Ibrahim menilai sentimen domestik turut memberikan tekanan terhadap pergerakan rupiah. Menurutnya, dinamika penanganan kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah ikut memengaruhi persepsi pelaku pasar.
Ia berpendapat kepastian hukum merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi iklim investasi dan aktivitas ekonomi.
"Kepastian hukum menjadi salah satu faktor penting dalam lingkungan bisnis yang berpengaruh terhadap investasi, efisiensi ekonomi, hingga inovasi," katanya.
Menurut Ibrahim, apabila kepastian hukum melemah, kepercayaan investor juga berpotensi menurun sehingga berdampak pada perlambatan aktivitas ekonomi.
Meski demikian, pandangan tersebut merupakan analisis pasar dan bukan pernyataan resmi pemerintah maupun otoritas moneter.
JAKARTA Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Kamis (22/10/2026). Rupiah turun 38 poin
EKONOMI
JAKARTA Sidang pembacaan putusan perkara dugaan suap yang menjerat mantan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto dijadwalkan berlangsung pada K
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) mencatat pemulihan aset negara dari perkara korupsi sebesar Rp24 triliun sepanjang 2025. Nilai terseb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memastikan timnya akan berusaha tampil maksimal saat menghadapi Persija Jakarta pada fase grup
OLAHRAGA
MEDAN Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengungkap gudang penyimpanan 1.152 pod vape yang disebut mengandung etomidate di sebuah
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Komunitas Horas Halak Hita (H3) menyatakan dukungan terhadap langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dan Kapolda Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menargetkan cakupan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencapai 46 persen hingg
KESEHATAN
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengajak aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi dan kabu
EKONOMI
MEDAN Pertanyaan tajam itu dilontarkan Ketua Tim Tanah dan Pembangunan Perumahan (Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Abyadi Siregar
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Survei Voxpol Center Research and Consulting menunjukkan 55,1 persen pemilih Partai Demokrat tidak percaya terhadap pemerintahan P
POLITIK