Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga tercatat mengalami penurunan sebesar 0,80 persen.
Di tengah pelemahan sejumlah saham besar, beberapa emiten justru mampu mencatatkan penguatan.
Saham PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) naik 4,33 persen menjadi Rp3.370 per saham.
Kemudian saham PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menguat 2,12 persen ke level Rp1.930 per saham.
Meski dibuka melemah, sejumlah analis melihat IHSG masih memiliki peluang untuk kembali menguat.
Sentimen positif datang dari keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat Indonesia dengan prospek stabil atau stable outlook.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, IHSG sebelumnya berhasil ditutup menguat signifikan sebesar 1,92 persen pada perdagangan awal pekan.
Namun, penguatan tersebut masih diikuti aksi jual bersih investor asing dengan nilai sekitar Rp413 miliar.
Beberapa saham yang terkena tekanan jual asing antara lain BBCA, MAPI, ASII, TINS, dan DEWA.
Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih berpotensi melanjutkan tren positif apabila mampu menembus level 6.050.
"IHSG berpotensi naik kembali jika mampu menembus level 6.050, dengan target penguatan jangka pendek menuju area 6.150. Katalisnya adalah penetapan stable outlook untuk Indonesia oleh S&P," ujar Fanny dalam riset hariannya, Selasa (14/7).
BNI Sekuritas memperkirakan level support IHSG berada pada kisaran 5.970–6.000, sementara area resistance berada di rentang 6.100–6.150.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.